KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, dipastikan tidak akan tampil sebagai starter saat menghadapi Yordania pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026.
Pelatih Lionel Scaloni memilih mengistirahatkan sang megabintang setelah Albiceleste memastikan tiket ke babak gugur sebagai juara grup.
Pertandingan akan berlangsung di Dallas Stadium, Amerika Serikat, Minggu (28/6/2026) pukul 09.00 WIB. Meski hasil laga sudah tidak memengaruhi posisi Argentina di puncak klasemen, Scaloni menegaskan timnya tetap mengincar kemenangan.
Kepastian Messi memulai pertandingan dari bangku cadangan disampaikan langsung Scaloni dalam konferensi pers jelang laga.
Baca Juga: Hattrick Kilat Dembele Bikin Norwegia Kocar-Kacir: Libas 4-1, Prancis Melaju Sempurna ke 32 Besar
"Leo akan memulai pertandingan dari bangku cadangan. Nanti dia akan masuk di tengah pertandingan," kata Scaloni.
Keputusan itu diambil setelah Messi tampil luar biasa pada dua pertandingan sebelumnya. Penyerang Inter Miami tersebut mencetak seluruh lima gol Argentina saat menundukkan Aljazair dan Austria, sekaligus memastikan langkah juara bertahan ke babak 32 besar.
Rotasi Bukan Berarti Meremehkan Lawan
Scaloni membantah anggapan bahwa rotasi pemain dilakukan demi menghemat tenaga menghadapi fase gugur. Menurutnya, setiap pemain di skuad Argentina layak mendapat kesempatan tampil karena telah bekerja keras sepanjang persiapan turnamen.
"Mereka yang bermain besok memang pantas bermain. Mereka adalah bagian penting dari tim ini. Semua pemain sudah bekerja keras sejak hari pertama dan ketika ada kesempatan, mereka layak mendapat menit bermain," ujarnya.
Pelatih berusia 48 tahun itu menegaskan kekuatan Argentina tidak bergantung pada satu atau dua pemain saja. Ia ingin tim tetap mampu mempertahankan kualitas permainan siapa pun yang berada di lapangan.
"Sebagai pelatih, impian saya adalah melihat tim tetap bermain dengan cara yang sama, siapa pun pemain yang diturunkan. Mengenakan jersey Argentina berarti selalu bermain untuk menang," tegasnya.
Waspadai Pertahanan Rapat Yordania
Meski Yordania sudah dipastikan tersingkir setelah menelan dua kekalahan beruntun pada debut mereka di Piala Dunia, Scaloni menilai lawannya tetap tidak boleh diremehkan.
Ia memperkirakan Yordania akan tampil lebih defensif dengan formasi lima bek untuk meredam agresivitas lini serang Argentina.
"Biasanya mereka bermain dengan lima pemain bertahan. Kami sudah menyiapkan beberapa alternatif apabila pertandingan berjalan sulit atau mereka bermain sangat bertahan," jelas Scaloni.
Argentina sendiri sudah memastikan finis sebagai juara Grup F sebelum laga terakhir dimainkan. Kondisi itu membuat Scaloni memiliki keleluasaan melakukan rotasi tanpa mengurangi ambisi mempertahankan tren kemenangan menuju babak gugur.(*)
Editor : Thomas Priyandoko