KALTIMPOST.ID-Julian Nagelsmann dilaporkan mengundurkan diri sebagai pelatih Timnas Jerman setelah Die Mannschaft tersingkir secara mengejutkan di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan dari Paraguay menjadi akhir perjalanan Jerman sekaligus memicu perubahan besar di kursi pelatih.
Sejumlah media Jerman, termasuk Bild dan Sky Germany, melaporkan Nagelsmann telah menerima permintaan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) untuk mengakhiri masa jabatannya, meski kontraknya sejatinya masih berlaku hingga Piala Eropa 2028.
Kepergian Nagelsmann langsung memunculkan nama Jurgen Klopp sebagai kandidat terdepan penggantinya. Mantan pelatih Liverpool itu disebut menjadi pilihan utama DFB sekaligus sosok yang paling diinginkan banyak pendukung Timnas Jerman.
Klopp saat ini menjabat sebagai Head of Global Soccer di Red Bull. Namun, sejumlah laporan menyebut kontraknya memiliki klausul yang memungkinkan dirinya menerima tawaran melatih Timnas Jerman.
Meski demikian, Klopp belum ingin membahas peluang tersebut. Ia menilai momen setelah kegagalan Jerman di Piala Dunia bukan waktu yang tepat untuk berbicara mengenai masa depannya.
"Saya belum memikirkannya. Saya memahami ketika orang membicarakan pelatih tim nasional, nama saya selalu disebut. Tetapi sekarang bukan saat yang tepat untuk membahas hal itu, apalagi dengan saya," ujar Klopp.
Pakar sepak bola Eropa dari TalkSPORT, Andy Brassell, menilai Klopp merupakan sosok ideal untuk membangun kembali kekuatan Jerman. Menurutnya, Klopp memahami kultur sepak bola Jerman dan memiliki kemampuan menyatukan kembali dukungan publik terhadap tim nasional.
"Ini adalah waktu yang tepat bagi Klopp. Federasi Sepak Bola Jerman sudah lama menjalin komunikasi dengannya. Jika dia diumumkan dalam waktu dekat, saya tidak akan terkejut," kata Brassell.
Sebelum kabar pengunduran dirinya mencuat, Nagelsmann dikabarkan menghadiri pertemuan selama tiga jam di kantor pusat DFB di Frankfurt. Dalam pertemuan itu, ia disebut menerima tawaran pesangon senilai tujuh juta euro untuk mengakhiri kontraknya lebih cepat.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 semakin memperpanjang periode sulit Jerman di turnamen terbesar sepak bola dunia. Juara dunia empat kali itu tersingkir lewat adu penalti setelah bermain imbang 1-1 melawan Paraguay hingga babak tambahan waktu. Kekalahan tersebut menjadi kali pertama Jerman tumbang dalam adu penalti di ajang Piala Dunia.
Sejak menjuarai Piala Dunia 2014 di Brasil, Jerman belum pernah lagi memenangi pertandingan fase gugur. Mereka juga gagal lolos dari fase grup pada edisi 2018 di Rusia dan 2022 di Qatar, menjadikan performa di Piala Dunia 2026 sebagai lanjutan dari tren penurunan salah satu raksasa sepak bola dunia.
Editor : Thomas Priyandoko