KALTIMPOST.ID, Cristian Romero menjadi sorotan dunia setelah terekam kamera diduga mengabaikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dalam prosesi penyerahan medali final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari Wita, bek tim nasional Argentina tersebut tertangkap kamera seolah mengabaikan uluran tangan Trump.
Momen tersebut langsung viral di media sosial dan memicu perdebatan mengenai apakah tindakan Romero dilakukan secara sengaja atau hanya sebuah ketidaksengajaan.
Insiden itu terjadi sesaat setelah Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol dengan skor 0-1 lewat babak perpanjangan waktu pada final Piala Dunia 2026 di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat.
Baca Juga: Daftar Lengkap Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Spanyol Borong Bola Emas hingga Kiper Terbaik
Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah setelah keberhasilan mereka pada edisi 2010.
Momen Romero Lewati Donald Trump Jadi Sorotan
Usai pertandingan, para pemain Argentina naik ke podium untuk menerima medali sebagai runner-up.
Dalam prosesi tersebut, Presiden FIFA Gianni Infantino, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum, dan Presiden AS Donald Trump berdiri berdampingan menyambut para pemain.
Video dari sejumlah sudut kamera memperlihatkan Cristian Romero lebih dulu menjabat tangan Gianni Infantino. Ia kemudian langsung menyalami Claudia Sheinbaum.
Namun, ketika berada tepat di depan Donald Trump, bek Tottenham Hotspur itu terlihat tetap memandang lurus ke depan dan melangkah melewati Trump tanpa berjabat tangan maupun melakukan kontak mata.
Cuplikan video tersebut dengan cepat menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi salah satu momen paling banyak dibicarakan setelah final Piala Dunia 2026.
Publik Terbelah, Sengaja atau Tidak?
Reaksi publik terhadap insiden tersebut pun beragam. Sebagian warganet menilai tindakan Romero merupakan bentuk penolakan yang disengaja terhadap Donald Trump sehingga dianggap sebagai isyarat politik.
Namun, kelompok lainnya menilai tidak ada cukup bukti untuk menyimpulkan demikian.
Mereka beranggapan prosesi penyerahan medali berlangsung sangat cepat sehingga kemungkinan Romero tidak menyadari posisi Trump atau hanya fokus berjalan mengikuti alur acara.
Hingga kini, Romero belum memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut.
Begitu pula pihak penyelenggara maupun FIFA belum mengeluarkan komentar terkait momen yang viral tersebut. (*)
Editor : Almasrifah