Curahan Hati Lionel Messi Usai Argentina Gagal Juara Dunia, Singgung Luka yang Sulit Sembuh

Hernawati • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 10:35 WIB
Lionel Messi.
Lionel Messi.

KALTIMPOST.ID, Argentina dibuat tak berkutik saat berhadapan dengan Spanyol di babak final.

Harapan Argentina untuk mempertahankan mahkota juara Piala Dunia harus kandas di tangan Spanyol.

Berlangsung di Stadion New York/New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, Senin (20/7) dini hari WIB, skuad La Albiceleste harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan Spanyol dipastikan melalui gol dramatis Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu, tepatnya di menit ke-106.

Baca Juga: Siapa Sangka, Lionel Messi Ternyata Pernah Mandikan Lamine Yamal, Kini Jadi Rival di Final Piala Dunia

Menanggapi kekalahan yang mengubur mimpi beruntun ini, megabintang sekaligus kapten tim Argentina, Lionel Messi mengatakan betapa beratnya menerima kenyataan tersebut.

Lewat akun media sosial pribadinya, La Pulga mencurahkan perasaannya kepada publik.

“Rasa sakitnya luar biasa, dan luka ini akan membutuhkan waktu untuk sembuh. Namun, saya juga tetap mengingat semua hal baik,” kata Messi.

Baca Juga: Tangis Lionel Messi Pecah Usai Tumbang dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026, Gagal Pertahankan Gelar Juara

Pemain 39 tahun itu pun mengenang perjuangan keras skuad asuhan Lionel Scaloni yang sukses menundukkan berbagai rintangan, termasuk saat memulangkan Mesir dan Inggris di fase gugur. 

“Pertandingan-pertandingan yang kami balikkan dengan memberikan segalanya, momen-momen yang akan selamanya terukir dalam ingatan kami, serta dukungan dari seluruh negara yang, dipadukan dengan kerja keras dan usaha tim ini, membawa kami kembali ke jajaran elit dunia sekali lagi,” sambungnya.

Ia juga menambahkan, “Akan sulit untuk mengapresiasi apa yang kami dapatkan di turnamen ini, tetapi para pemain ini mencapai dua final Piala Dunia,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada para suporter.

“Terima kasih dari lubuk hati saya yang paling dalam atas setiap ucapan dan pesan. Sekali lagi, kami berhasil bersatu sebagai sebuah negara dan berdiri bersama, berbagi kebanggaan yang luar biasa sebagai warga Argentina,” ujarnya.

Pengakuan atas Ketangguhan La Roja

Peraih delapan trofi Ballon d'Or itu memberikan penghormatan kepada sang juara baru turnamen.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada Spanyol atas kemenangannya dalam kejuaraan ini,” ungkap pemain kelahiran Rosario pada 24 Juni 1987 itu.

Kekalahan ini menghentikan misi Timnas Argentina untuk menyamai rekor Brasil pada tahun 1958 dan 1962 sebagai tim yang mampu juara secara beruntun.

Lebih jauh, ia secara kesatria mengakui bahwa Timnas Spanyol tampil dominan dan solid, terbukti dengan rekor mereka yang hanya kemasukan satu gol sepanjang pergelaran ini.

“Saya merasa sedih, tetapi saya sadar kami sudah memberikan segalanya di lapangan,” tuturnya.

“Sejujurnya mereka lebih baik. Kami kalah dan kami menerima hasil itu. Namun, itu tidak berarti kami melupakan semua yang sudah kami lakukan sepanjang turnamen ini.”

“Saya ingin berterima kasih kepada rakyat Argentina, rekan-rekan setim, dan seluruh negara yang selalu mendukung kami,” pungkasnya.

Editor : Hernawati
Spanyol vs Belgia lionel messi piala dunia 2026 argentina