SAMARINDA - Kawasan Taman Bebaya di Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Sungai Kunjang, perlahan mengalami penurunan kunjungan. Hal itu dilihat dari retribusi parkir yang kian menurun. Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda mempersiapkan stan UMKM.
Kebijakan bertajuk Taman Bebaya Fair ini akan digelar setiap hari, pukul 15.00–18.00 Wita. Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dishub Samarinda Didi Zulyani mengatakan, pihaknya tengah mematangkan rencana kegiatan di Taman Bebaya Fair.
Nantinya tenda atau stan UMKM akan disiapkan Dishub. Hal ini juga untuk menjawab pertanyaan pelaku usaha yang banyak berminat untuk berjualan di sana. “Kami masih menghitung berapa banyak partisipan. Nanti mereka akan dikenakan biaya kontribusi saja untuk kebersihan dan keamanan. Targetnya dalam satu dua minggu ke depan bisa dimulai,” ucapnya.
Khusus Sabtu dan Minggu, jam operasionalnya ditambah. Yakni pagi pukul 06.00-10.00 Wita. Dirinya juga memastikan lokasi stan dibuka saat kegiatan saja, pedagang tidak bisa menginap di lokasi. “Kami akan siapkan sekitar empat petugas parkir, namun sewaktu-waktu jika kunjungan meningkat, personel bisa ditambah,” ujarnya.
Dia berharap, masyarakat bisa memanfaatkan kegiatan ini untuk berkunjung ke Taman Bebaya. Selain fasilitas stan UMKM, untuk toilet sudah diperbaiki tim DLH, sehingga bisa digunakan pengunjung. “Bisa juga menggunakan fasilitas di masjid samping taman,” ujarnya.
Dia juga memastikan kegiatan di Taman Bebaya ini tidak mengganggu aktivitas perdagangan di sekitar tepian sungai Mahakam, salah satunya Marimar. Sebab, aktivitas di sana hanya berlangsung sore. Setelah tutup, waktu kunjungan ke taman dipastikan berakhir.
“Kegiatan ini sudah mendapat persetujuan wali kota. Harapannya juga dengan meningkatnya kunjungan, akan turut meningkatkan PAD dari retribusi parkir di kawasan ini,” tutupnya. (kri/k16)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Sukri Sikki