Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pasar Pagi yang Dibongkar Diminta Tuntas Akhir Maret agar Tak Berdampak ke Pembangunan Ulang

Dwi Restu Amrullah • Kamis, 7 Maret 2024 | 15:55 WIB
KEBUT: Thoriq memantau pembongkaran bangunan Pasar Pagi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (6/3).
KEBUT: Thoriq memantau pembongkaran bangunan Pasar Pagi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasar Pagi, Kecamatan Samarinda Kota, Rabu (6/3).

 

SAMARINDA–Pembongkaran Pasar Pagi terus dikebut dengan mengerahkan lima ekskavator dan 65 pekerja.

Tim pembongkaran fokus menyelesaikan segmen Jalan Jenderal Sudirman terlebih dahulu. Hingga kemarin (6/3), progres pembongkaran telah mencapai 65 persen. Bangunan utama yang terdiri dari tiga lantai telah dibongkar hingga tersisa satu lantai.

Kabid Aset Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda Yusdiansyah mengatakan, pembongkaran yang dimulai sejak awal Februari sejatinya ditargetkan rampung dalam satu bulan. Namun, sejumlah kendala di lapangan menyebabkan pembongkaran molor. "Kami sudah panggil pihak pemenang lelang tender pembongkaran dan minta keterangan. Mereka diberi waktu hingga akhir Maret mendatang," ujarnya.

Penanggung jawab pembongkaran Thoriq menjelaskan, material bangunan yang kebanyakan besi dan sampah sisa bangunan, menjadi salah satu kendala utama. "Kami tidak bisa pastikan kapan selesai, karena itu barang keras. Namun, kami berusaha keras menyelesaikan sesuai waktu yang diberikan pemkot," ujarnya.

Dia menjelaskan, pembongkaran difokuskan terhadap bangunan sisi Jalan Jenderal Sudirman terlebih dahulu, baru kemudian sisi Jalan Gajah Mada. Tujuannya, agar jika kontraktor pelaksana pembangunan mau bekerja, bisa memulai dari sisi Jalan Jenderal Sudirman.

“Kami upayakan agar dapat selesai, sebelum kontraktor bekerja, makanya kami fokuskan di sini (sisi Jalan Jenderal Sudirman) dulu," sebutnya.

Untuk mengejar percepatan pekerjaan dilaksanakan hingga 12 jam per hari, dari pagi hingga sekitar pukul 20.00 Wita. “Kami upayakan semaksimal mungkin,” tutupnya. (dra/k8)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Dwi Restu A