Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Normalisasi Sungai Karang Asam Kecil Digeber, Andi Harun Targetkan Banjir di Jalan Antasari Segera Tuntas

Denny Saputra • Sabtu, 6 Juli 2024 | 05:52 WIB
KERUK: Alat berat dari Dinas PUPR Pera Kaltim masih menormalisasi Sungai Karang Asam Kecil di sekitaran Jalan Wijaya Kusuma 9, Kelurahan Air Putih, Jumat (5/7).  (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)
KERUK: Alat berat dari Dinas PUPR Pera Kaltim masih menormalisasi Sungai Karang Asam Kecil di sekitaran Jalan Wijaya Kusuma 9, Kelurahan Air Putih, Jumat (5/7).  (FOTO: DENNY SAPUTRA/KP)

KALTIMPOST.ID, Pengentasan banjir masih menjadi prioritas utama Pemkot Samarinda. Upaya kolaborasi dengan berbagai pihak terus dilakukan, salah satunya dengan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim yang saat ini tengah gencar melakukan normalisasi di beberapa sungai.

Salah satunya Sungai Karang Asam Kecil di wilayah Jalan Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu. Wali Kota Samarinda, Andi Harun, bersama sejumlah kepala OPD, melakukan kunjungan ke lokasi normalisasi tepatnya Griya Permata Hijau Kelurahan Teluk Lerong Ilir, pada Jumat (5/7).
Kepada awak media, Andi Harun menjelaskan bahwa sinergi dengan Bidang SDA PUPR Pera Kaltim menunjukkan hasil yang positif. Aliran air di Sungai Karang Asam Kecil semakin membaik.

"Namun, beberapa waktu lalu kami mendapat laporan bahwa masih ada bottleneck, terutama di daerah Gang Nusa Indah, Kelurahan Teluk Lerong Ulu," ujarnya.

Dia menerangkan, telah meminta Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Samarinda bersama camat dan lurah setempat, untuk melakukan sosialisasi dan perhitungan terhadap bangunan yang berada di bantaran sungai. “Tahun lalu sudah ada yang dinilai dan dihitung di sisi hilir. Agar berlanjut ke segmen lain ke arah hulu yang menjadi bottleneck," ungkapnya.

Hal ini dilakukan karena ke depan akan dibuat jalan inspeksi untuk operasional (OP) dan pemeliharaan sungai, agar kendaraan alat berat pengerukan bisa melintas.

"Saat ini pekerjaan normalisasi di sisi hulu sudah hampir selesai, namun di hilir masih ada bottleneck yang perlu segera diatasi," singkatnya.

Dia optimis bahwa dengan normalisasi yang gencar dilakukan, masalah banjir di Samarinda salah satunya bantaran sungai Karang Asam Kecil dapat segera teratasi.

Editor : Uways Alqadrie