Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dapat Tanah Wakaf, Ini Masjid Tertinggi di Loa Bakung Samarinda, Bisa Jadi Lokasi Rukyatul Hilal

Nasya Rahaya • Minggu, 4 Agustus 2024 | 10:42 WIB
TANDA DIMULAINYA PEMBANGUNAN: Syaparudin mewakili Pemkot Samarinda meletakkan batu pertama Masjid Jabal Nur di Loa Bakung.
TANDA DIMULAINYA PEMBANGUNAN: Syaparudin mewakili Pemkot Samarinda meletakkan batu pertama Masjid Jabal Nur di Loa Bakung.

SAMARINDA-Keinginan warga terhadap rencana pembangunan Masjid Jabal Nur di Samarinda meninggi. Terlebih momentum ikrar wakaf tanah lahan seluas 1.085 meter persegi dan peletakan batu pertama itu berlangsung, Jumat (2/8) malam. Kabarnya, rumah ibadah di Jalan Gunung Tunggal, Gang Limau Quid, RT 082, Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang itu menjadi yang tertinggi di kawasan tersebut.

Sekretaris Masjid Jabal Nur Muhammad Djuni mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses wakaf tanah itu.

Djuni menceritakan tanah yang digunakan untuk pembangunan masjid itu awalnya hanya sebidang yang diperoleh pada Oktober 2022. Namun, setelah mempertimbangkan ukuran yang dianggap kurang memadai, pengurus masjid berhasil memperoleh tambahan tanah dari pemilik di sebelahnya.

“Alhamdulillah, berkat dukungan dari masyarakat dan donatur, luas tanah ini kini mencapai 1.085 meter persegi. Rencananya, masjid ini akan dibangun dua setengah lantai dengan basement. Kami berharap masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga bisa menjadi pusat rukyatul hilal untuk wilayah Sungai Kunjang,” jelasnya.

Djuni mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Pemkot Samarinda dalam hal ini Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan Samarinda Syaparudin, yang menyampaikan sumbangan dari pemerintah kota sebesar Rp 25 juta.

“Dukungan dari pemerintah kota sangat berarti bagi kami. Namun, untuk kelancaran pembangunan, kami masih memerlukan sekitar 198 tiang pancang. Kami berharap ada lebih banyak donatur yang bisa membantu,” tambah Djuni.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, pengurus masjid telah menyediakan rekening dan QRIS untuk mempermudah proses donasi.

Acara penandatanganan ikrar wakaf tanah ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Al Mukarom Al Habib Muhammad bin Muchtar Al Athos. Doa tersebut diharapkan menjadi berkah dan mempermudah proses pembangunan masjid yang diimpikan banyak orang itu. (rom)

Editor : Romdani.
#Masjid Jabal Nur #sungai kunjang kaltim #Loa Bakung #tertinggi #tanah wakaf