KALTIMPOST.ID, Rencana pembangunan drainase di Jalan Abul Hasan Kecamatan Samarinda Kota, bakal segera dimulai, rencananya minggu kedua Agustus, rekayasa lalu lintas di sana akan berlaku.
Kegiatan ini sejalan dengan penggalian drainase, dengan target rampung akhir tahun ini.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Peningkatan Drainase Jalan Abul Hasan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Darmadi mengatakan saat ini tahap persiapan pekerjaan terus dilakukan dengan anggaran Rp 29,7 miliar dari APBD 2024, kontraktor pelaksana akan membangun drainase dengan spesifikasi lebar 3 meter.
“Rata-rata kedalaman saluran 1,5-2 meter, dengan konstruksi beton,” ucapnya, Minggu (4/8).
Dia menjelaskan metode kerja yakni pelaksana lebih dulu mencetak beton U-Ditch di luar area, setelah siap baru di lokasi dilakukan penggalian, kemudian baru dipasang dan berlanjut proses akhir.
“Ini untuk mempercepat.
Dengan anggaran ini dua sisi jalan bisa dicover dengan panjang satu sisi 459 meter. Pekerjaan dimulai sisi kanan dari Jalan Abul Hasan arah ke simpang jalan Agus Salim,” ucapnya.
“Pemilihan sisi ini juga berdasarkan arahan dari Perumdam Tirta Kencana, terkait adanya pipa distribusi, agar ketika pipa air terkena, bisa segera ditangani sehingga gangguan tidak terlalu lama,” sambungnya.
Dia mengakui sosialisasi dengan warga sudah dilakukan dan program ini mendapat mendukung. Namun apakah diperlukan pembebasan lahan, diakuinya belum ada rencana. Pihaknya memperkirakan penggalian dimulai minggu kedua Agustus, yang paralel berlaku rekayasa lalu lintas.
“Kami koordinasi dengan dishub juga untuk pemberlakukan satu arah, dari arah KH Khalid akan diarahkan ke Jalan P Diponegoro,” ucapnya
Bahwa pekerjaan ini juga sekaligus penataan trotoar, pada finishing di atas konstruksi drainase menggunakan beton stamp (Stamp Concrete) ini kurang lebih batu andesit. Dilengkapi tactile dan bollard. Tantangannya adalah lalu lintas dan banyaknya toko, terlebih di sana badan jalan difungsikan sebagai area parkir.
“Sehingga untuk memaksimalkan waktu, pekerjaan dilaksanakan pada malam hari. Agar ekonomi tetap berjalan. Target penyelesaian akhir tahun,” ucapnya.
Editor : Uways Alqadrie