Peluang dukungan beringin jatuh ke bakal pasangan calon (bapaslon) wali kota dan wakil wali kota Samarinda itu pun disiratkan Ketua DPD Golkar Kaltim Rudy Mas'ud. "Setelah pertemuan tadi, ternyata ada banyak kesesuaian dalam memajukan Samarinda," ucapnya
Salah satu contoh yang tak bisa ditepis ialah pesatnya pembangunan Samarinda di bawah kepemimpinan Andi Harun dalam 3,5 tahun terakhir, sejak pria yang karib disapa AH itu dilantik bersama Rusmadi Wongso Februari 2021 silam. Hasil kerja AH, kata Rudy, dirasakan nyata warga Kota Tepian.
Beringin di Kaltim tak bisa begitu saja mengejawantahkan hal itu dalam surat dukungan meski adanya kesamaan visi. Karena semua keputusan pengusungan ada ditangan DPP. "Kami komunikasikan dulu dengan DPP. Tunggu keputusannya seperti apa. apakah bertanding atau bersanding," katanya.
Meski pendaftaran sudah dibuka KPU sejak 27 Agustus. Golkar memang belum menentukan sikap ke mana arah dukungan mereka untuk Pilkada Samarinda.
"Untuk Pilgub dan sembilan pilkada kabupaten/kota sudah. Memang sisa Samarinda. Akan dipastikan sebelum pendaftaran ditutup di 29 Agustus. Yang pasti Golkar akan turut serta memeriahkan Pilkada di Samarinda," jelasnya.
Jika DPP memilih untuk mengusung bapaslon selain Andi Harun-Saefuddin Zuhri. Mengingat selepas putusan Mahkamah Konstitusi, ambang batas pencalonan berubah menjadi 7,5 persen perolehan suara sah partai peserta pemilihan legislatif.
Golkar dengan 8 kursi yang didapatinya di DPRD Samarinda periode 2024-2029 sudah mampu melewati batas perolehan suara sah sebesar 33.457 suara sah. "Kami punya kader yang siap diusung jika DPP memutuskan untuk maju. Tentunya semua ingin kemenangan di pilkada," singkatnya.
Sementara itu, Andi Harun menegaskan tak ada niatan dirinya mendesain munculnya peserta tunggal di Pilkada Samarinda.
Kalau pun akhirnya para partai bersatu mendukung dirinya bersama Saefuddin merupakan titik temu antara tujuan partai untuk mengedepankan kepentingan masyarakat dan pembangunan Kota Tepian ke depannya.
Total, ada 10 partai yang sudah menyatakan sikap mendukung duet berjargon Samarinda Maju itu. Sembilan di antaranya partai yang memiliki kursi di DPRD Samarinda periode 2024-2029, yakni Gerindra, PDI Perjuangan, Nasdem, PKS, PAN, Demokrat, PPP, PKB, dan Gelora. Sementara PSI saat ini menjadi satu-satunya partai non parlemen yang menyatakan dukunga ke duet berjargon Samarinda Maju, Kaltim Maju ini.
Editor : Uways Alqadrie