Akses sepanjang 2,8 km dengan lebar 5 meter yang dibangun sejak 2023 lalu, telah diresmikan Pemkot Samarinda pada 1 Maret 2024 silam. Namun, belum lama ini, warga yang melintas kerap dihantui beragam jenis tindakan kriminal.
Dikonfirmasi via whatsapp, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hasiholan menyebut, bahwa pemasangan lampu pencahayaan di sepanjang jalan tersebut terbagi menjadi tiga bagian.
"Tiga bagian baru dua yang sudah hidup. Yakni, di arah Jalan Merdeka Timur dan di Jalan Sultan Sulaiman (pelita 3)," ujarnya, Senin (30/9).
Sementara untuk dibagian tengah, masih dalam tahap proses dihidupkan. Sebab, masih menunggu penyambungan yang dilakukan pihak terkait dalam hal ini tim teknis dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
"Yang ditengah yang belum, masih tahap penyambungan. Nah, sekitar 2-3 minggu lalu untuk dua titik itu sudah hidup (menyala)," singkatnya.
Diberitakan sebelumnya, dari laporan warga, melalui rekaman gambar bergerak, terjadi insiden pembegalan yang dilakukan terhadap pengendara yang melintas. Korban terakhir seorang wanita mengenakan kaos berkelir hitam.
“Laporan, ada ibu-ibu ini yang katanya dijambret di jalan baru,” begitu pesan video laporan itu berbunyi.
Dikonfirmasi terpisah, Plt Lurah Sambutan Hendy Suryanata menilai, kawasan itu memang berpotensi terjadinya tindakan kriminal. Hal itu dikarenakan fasilitas seperti pencahayaan masih belum merata. Terlebih, belum ada masyarakat yang bermukim di sepanjang jalan tersebut.
“Potensinya ada. Namun hingga saat ini, kami belum dapat laporan secara lisan atau tulisan dari korban. Potensi terjadinya tindakan kejahatan itu dikarenakan jalanan tersebut gelap,” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (29/9).
Ditambahkan Hendy, dari sekian wilayah di Kelurahan sambutan hanya di jalan baru tersebut yang belum ada pos keamanan lingkungannya. Sebab, belum ada masyarakat yang tinggal di area tersebut.
“Tapi kalau di titik yang lain sudah ada. Karena di sana belum ada penduduk sama sekali, itu yang menyebabkan belum ada poskamling,” terangnya.
Editor : Uways Alqadrie