Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tunggu Hasil Penyelidikan Jembatan Mahkota II Samarinda, Portal Pembatas Jadi Pertanyaan Publik

Eko Pralistio • Minggu, 8 Desember 2024 | 18:15 WIB

Photo
Photo
KUMPULKAN DATA: Penyelidikan di Jembatan Achamd Amins dilakukan untuk mengetahui kekuatan jembatan tersebut. (FOTO/EKO P)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Untuk kesekian kalinya, Jembatan Achmad Amins atau Mahkota II Samarinda menjalani asesmen guna mengumpulkan data terkait kekuatan strukturnya. Senin (9/12), hasil asesmen yang dilakukan selama dua hari terakhir diharapkan segera keluar dan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait.

Hal ini dikonfirmasi oleh Ali Rosyid, anggota tim asesmen Jembatan Achmad Amins, pada Sabtu (9/12) malam. Ia menjelaskan penyelidikan dilakukan selama dua malam berturut-turut, dimulai pukul 21.00 hingga 05.00 Wita.

“Kami melakukan asesmen selama dua hari, pada 7-8 Desember, namun hanya di malam hari,” ungkap Ali.

Data yang terkumpul akan diserahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda, serta Komisi Kemamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) sebagai bahan evaluasi, atau keputusan untuk melakukan perbaikan jika diperlukan.

“Setelah selesai, rekomendasi akan kami sampaikan ke PUPR. Penyelidikan ini merupakan kelanjutan dari proses pengumpulan data terkait insiden-insiden yang sering terjadi di jembatan ini,” tambahnya.

Ali mengungkapkan bahwa salah satu target utama dari asesmen ini adalah membuka portal pembatas, sehingga Jembatan Achmad Amins dapat digunakan secara umum.

“Tentu ada alasan mengapa portal itu dipasang, dan hal ini menjadi pertanyaan masyarakat. Namun, dengan hasil asesmen ini, kami berharap portal tersebut bisa dibuka,” jelasnya.

Penyelidikan mencakup berbagai aspek, mulai dari struktur bangunan bagian bawah, topografi jembatan, hingga kabel stayed, dan lain-lain diperkirakan akan selesai malam ini (8/12).

“Jembatan ini memang sudah lama, dan sebelumnya pengujian dilakukan dengan metode lama. Kali ini, kami menggunakan metode baru. Semua data sudah terkumpul, tinggal menunggu kesimpulan,” tutup Ali. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#jembatan mahkota 2 #DPUPR Samarinda #periksa kekuatan struktur