KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sebuah bus yang mengangkut siswa SMK 17 Samarinda mengalami kecelakaan di Jalan Poros Sepaku-Samboja, Kabupaten Paser Utara. Insiden ini diduga akibat sebuah truk yang diparkir sembarangan di sisi kanan jalan. Akibatnya, puluhan siswa mengalami luka ringan.
Kepala Sekolah SMK 17 Samarinda, Sukiman, membenarkan insiden tersebut saat dikonfirmasi melalui telepon pada Kamis (12/12) siang. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi saat rombongan sekolah yang terdiri dari 348 siswa dan 42 guru pendamping sedang dalam perjalanan menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk melaksanakan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Demokrasi.
“Rombongan dibagi menjadi sembilan bus. Bus yang mengalami kecelakaan adalah bus nomor 5,” jelas Sukiman.
Menurut Sukiman, kecelakaan bermula ketika rombongan melintas di Jalan Semoi 2, Kecamatan Sepaku. Sebuah truk diparkir sembarangan di sisi kanan jalan, yang seharusnya digunakan untuk jalur lalu lintas normal.
“Karena truk itu parkir di sisi kanan jalan, lalu lintas menjadi terganggu, sehingga truk bermuatan alat berat itu mengambil jalur bus kami,” ungkapnya.
Di saat bersamaan, sebuah truk besar bermuatan alat berat melintas dari arah berlawanan. Truk tersebut mencoba menghindari truk yang terparkir di kanan jalan dengan sedikit mengambil jalur bus. Untuk menghindari tabrakan frontal, sopir bus terpaksa membanting setir, sehingga bus menabrak alat berat yang dibawa oleh truk tersebut.
“Jika truk itu parkir di tempat yang semestinya, di sisi kiri jalan (jika dilihat dari arah bus SMK 17), kecelakaan ini tidak akan terjadi,” tegas Sukiman.
Beruntung, kecelakaan ini tidak menelan korban jiwa. Sebagian siswa yang terluka ringan telah mendapatkan penanganan medis, dan ada yang memutuskan untuk melanjutkan perjalanan, sementara sebagian lainnya memilih pulang ke Samarinda.
Editor : Uways Alqadrie