Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jalan Rusak di Sambutan, Pemkot Samarinda Siapkan Perbaikan Darurat

Denny Saputra • Selasa, 24 Desember 2024 | 18:45 WIB

Photo
Photo
AKSES TERBATAS: Kerusakan di jalan tembusan baru, Jalan Damai – Jalan Sultan Sulaiman Kecamatan Sambutan menanti perbaikan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA– Kerusakan jalan tembusan baru di Jalan Damai 2 Kecamatan Samarinda Ilir menuju Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan, menjadi perhatian serius Pemkot Samarinda. Pasca kejadian longsor pada Senin (23/12), Pemkot segera mengambil langkah perbaikan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda Budy Santoso mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian. "Kami sudah survei dan merencanakan perbaikan secepatnya," ujarnya, Selasa (24/12).

Dia menjelaskan, rencana perbaikan yang akan dilakukan antara lain pembuatan drainase di sisi jalan yang longsor untuk mengendalikan aliran air yang menjadi penyebab utama longsor. Sedangkan pada area lereng atau tebing yang longsor akan dilakukan pengurukan menggunakan tanah dari longsoran Jalan Merdeka Timur yang berada di dekat lokasi. “Pengurukan akan dilakukan dari bawah hingga ke atas tebing,” singkatnya.

Dia menerangkan perbaikan darurat tersebut akan segera dilakukan mengingat kondisi jalan yang mendesak. Makanya pihaknya akan segera meminta rekanan melakukan perbaikan segera. "Kami targetkan perbaikan sudah bisa dimulai minggu ini," tegasnya.

Dia menambahkan, terkait penggunaan beton atau bronjong untuk penahan tanah, diakuinya bahwa hal tersebut membutuhkan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu, pihaknya memilih opsi perbaikan darurat yang lebih ekonomis.

"Pertimbangan biaya menjadi faktor utama. Kami akan melakukan perbaikan semaksimal mungkin dengan anggaran yang ada," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda, Suwarso, menjelaskan bahwa informasi terkait patahnya jalan cor diterima beberapa waktu lalu. Dugaan sementara menyebutkan, kerusakan terjadi akibat tanah pada lereng di samping jalan mengalami penurunan, yang kemudian memengaruhi struktur tanah di bawah jalan cor hingga menyebabkan patahan. (*)


Editor : Ismet Rifani
#DPUPR Samarinda #jalan rusak