SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan untuk mendukung mobilitas masyarakat. Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah pelebaran Jalan Damai 2, Kelurahan Sidodamai, atau Jalan Merdeka Timur (Jalan Kuburan Cina), Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, menuju Jalan Sultan Sulaiman, Kecamatan Sambutan (depan Jalan Pelita 3).
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Samarinda, Budy Santoso, menjelaskan bahwa pelebaran jalan ini sangat diperlukan mengingat lebar jalan yang ada saat ini masih terbatas. Lebar jalan yang ada sekarang sekitar 5 meter.
“Jadi akan ditambah masing-masing 1 meter di sisi kiri dan kanan sehingga totalnya menjadi 7 meter," ujarnya, Jumat (3/1).
Dia menerangkan, panjang jalan sekitar 2 kilometer yang dibangun pada 2023 lalu. Dana untuk proyek ini telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Samarinda, dengan usulan anggaran Rp 5 miliar. "Tidak ada pembebasan lahan, karena semua lahan yang digunakan sudah termasuk dengan hibah dari warga," terangnya.
Meski demikian, proyek pelebaran jalan ini juga dihadapkan pada beberapa tantangan. Salah satu tantangan utama padatnya kendaraan yang melintas. Ditakutkan intensitas kendaraan di sana akan terganggu akibat pekerjaan ini. "Kami akan pastikan bahwa proses pelebaran jalan ini dilakukan dengan benar dan tidak membahayakan pengguna jalan," tegasnya.
Sebagai informasi, saat ini akses jalan tersebut masih ditutup akibat patahan yang terjadi akibat tanah longsor. Dalam waktu dekat tim UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Samarinda akan melakukan perbaikan dengan penguatan tebing yang longsor, serta pembuatan drainase untuk mengalirkan air.
DENNY SAPUTRA/KP
@dennysaputra46
Editor : Muhammad Ridhuan