KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Puskesmas Air Putih, Samarinda, telah menggelar simulasi program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sebagai persiapan peluncuran program nasional, pada Selasa (4/2).
Meskipun antusiasme masyarakat tinggi, simulasi ini juga mengungkap beberapa tantangan yang perlu diatasi, terutama terkait kesiapan sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan.
"Kalau untuk kesiapan tenaga kesehatannya, memang bisa dibilang tenaga kesehatan di semua Puskesmas itu bisa dikatakan kurang. Tapi dengan adanya program pemerintah dari Bapak Presiden Prabowo ini, dengan SDM yang minimal kami berusaha untuk menyukseskan," ujar Kepala UPTD Puskesmas Air Putih drg Zheditya Ayu Syawalia, ditemui di sela kegiatan.
Salah satu kendala yang dihadapi adalah kurangnya familiarnya masyarakat dengan aplikasi Satu Sehat Mobile. Padahal, aplikasi ini menjadi kunci dalam pendaftaran dan pengelolaan data pasien.
"Namun kami peningkatan keterampilan tim pendaftaran untuk membantu pendaftaran dan verifikasi di aplikasi," jelasnya.
Tantangan lainnya adalah ketersediaan bahan habis pakai (BHP) dan obat-obatan. Namun, pihak Dinas Kesehatan Kota Samarinda memastikan bahwa hal ini akan segera teratasi.
"Kami akan terus memastikan ketersediaan bahan habis pakai dan obat-obatan agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan lancar," ujar Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, dr. Ismid Kusasih.
Meskipun ada beberapa kendala, simulasi PKG di Puskesmas Air Putih mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Banyak warga yang memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Ada bayi usia empat hari, dewasa hingga lansia.
"Kami mengetahui informasi tentang program ini melalui Instagram. Kebetulan bulan ini saya berulang tahun, jadi saya manfaatkan kesempatan ini untuk melakukan pemeriksaan kesehatan," ujar Budiansyah, salah satu peserta simulasi.
Dia mengaku terbantu dengan adanya program ini, karena mengetahui kondisi fisik tubuhnya. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan, dari cek kesehatan lengkap, gula darah, kolesterol hingga dan lainnya.
“Apa lagi program ini gratis. Sangat membantu. Diberi masukan juga oleh dokter untuk memperbaiki gaya hidup dan memperbanyak olahraga,” pungkasnya.
Editor : Uways Alqadrie