KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Di tengah arus mudik menjelang Lebaran, Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda melalui tim kerja P2PTM menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi. Kegiatan ini menyasar area terminal untuk memastikan kondisi kesehatan pengemudi sebelum mereka bertugas.
Kepala Dinkes Samarinda, dr. Ismed Kusasih, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan para pengemudi dalam kondisi prima sehingga dapat berkendara dengan aman.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan transportasi, terutama bagi pengemudi bus antarkota dan angkutan umum, serta menekan risiko kecelakaan di jalan raya.
"Pemeriksaan bagi pengemudi ini berlangsung mulai 21 hingga 27 Maret di beberapa terminal, seperti Terminal Sungai Kunjang, Samarinda Seberang, dan Lempake," ujar Ismed, Minggu (23/3).
Ia menambahkan, program ini sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Rencana Umum Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Regulasi tersebut menekankan pentingnya deteksi dini faktor risiko kesehatan guna mengurangi kecelakaan akibat human error.
Selain pemeriksaan kesehatan umum, tim medis juga melakukan tes narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA) bagi para pengemudi.
Pemeriksaan ini dilakukan melalui kolaborasi lintas instansi untuk memastikan bahwa setiap pengemudi yang membawa penumpang dalam perjalanan jauh bebas dari pengaruh zat berbahaya serta dalam kondisi kesehatan yang baik.
"Dalam pelaksanaannya, pemeriksaan dibagi menjadi dua jenis. Pertama, paket cepat yang meliputi pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula. Kedua, paket lengkap yang mencakup pemeriksaan kesehatan secara lebih mendalam," jelasnya.
Seluruh proses pemeriksaan ini dilakukan di posko-posko yang telah disediakan di terminal. Pengemudi yang dinyatakan sehat akan mendapatkan surat keterangan layak jalan, yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan berkendara dan mengurangi risiko kecelakaan, terutama saat periode mudik Lebaran.
"Masyarakat juga diimbau untuk mendukung program ini dengan tetap mematuhi aturan lalu lintas dan memilih angkutan umum yang pengemudinya telah menjalani pemeriksaan kesehatan," tutup Ismed.
Editor : Uways Alqadrie