KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sekolah Rakyat yang akan dibangun di Samarinda bukan sekadar sekolah biasa. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Asli Nuryadin, mengungkapkan bahwa sekolah ini termasuk dalam kategori sekolah unggulan yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu atau miskin.
"Kami sudah melakukan pertemuan virtual dengan pemerintah pusat dan mengusulkan agar Sekolah Rakyat di Samarinda dibangun untuk jenjang SD dan SMP, sesuai dengan kewenangan daerah," ujar Asli, mendampingi Wali Kota Samarinda Andi Harun, Kamis (27/3).
Yang menarik, Sekolah Rakyat yang diusulkan akan berdiri di Kecamatan Palaran ini akan menggunakan sistem boarding school, yaitu sekolah berasrama di mana para siswa tidak hanya belajar, tetapi juga tinggal di lingkungan sekolah.
"Bangunan sekolah sudah disiapkan pemerintah pusat dengan anggaran kurang lebih Rp 200 miliar. Untuk kurikulum juga dari pusat, dan sistem sekolahnya boarding school," sambungnya.
Untuk tahap awal, disebutnya, Pemkot Samarinda mengusulkan agar sekolah ini dapat menampung sementara 75 siswa, dengan komposisi tiga kelas untuk masing-masing jenjang (SD dan SMP), setiap kelas terdiri dari 25 siswa.
"Kita bersyukur Samarinda bisa lolos dalam program ini. Syarat utama bagi calon siswa adalah warga Samarinda yang masuk kategori tidak mampu. Sementara itu, tenaga pendidik yang akan mengajar di sekolah ini sudah disiapkan langsung oleh pemerintah pusat," jelas Asli.
Editor : Uways Alqadrie