KALTIMPOST.ID. SAMARINDA – Sebanyak 585 calon jamaah haji (calhaj) asal Samarinda terus mematangkan persiapan fisik dan mental jelang keberangkatan ke Tanah Suci. Mereka dijadwalkan berangkat dalam empat kloter melalui Embarkasi Balikpapan, mulai 6 Mei hingga 29 Mei 2025.
Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Samarinda, H. Jurait, menyebutkan bahwa pembekalan manasik dan pemeriksaan kesehatan menjadi kunci kesiapan para jamaah. “Ibadah haji adalah ibadah fisik. Maka kesiapan tubuh dan mental sangat kami tekankan sejak jauh hari,” ujarnya, Kamis (1/5).
Seluruh calhaj telah menjalani pemeriksaan kesehatan berlapis. Mereka juga mengikuti manasik haji secara rutin untuk memahami setiap rangkaian ibadah, termasuk latihan fisik ringan seperti jalan kaki jarak jauh. “Ini penting, agar mereka tidak kaget dengan ritme ibadah di Tanah Suci,” tambahnya.
Para jamaah diberangkatkan bertahap. Kloter 2 berjumlah 356 orang akan berangkat dari GOR Segiri menuju Balikpapan pada Selasa, 6 Mei. Kloter 4 (26 orang) menyusul pada 10 Mei. Sementara kloter 15 (131 orang) dan kloter 16 (72 orang) akan diberangkatkan 27 dan 29 Mei.
Kemenag juga menggandeng tenaga kesehatan untuk memantau kondisi jamaah harian. Bagi yang lanjut usia, pendampingan khusus disiapkan. “Kami tekankan pentingnya istirahat cukup, kontrol emosi, dan menjaga pola makan,” jelas Jurait.
Dengan persiapan fisik dan mental yang intensif, diharapkan seluruh jamaah bisa melaksanakan ibadah haji dengan lancar, khusyuk, dan pulang ke tanah air dalam keadaan sehat. “Besar harapan kami, dari total jamaah haji yang berangkat yakni 581 orang warga dan 4 orang petugas haji, bisa kembali ke Samarinda dengan kondisi yang sehat dan jumlah yang sama,” pungkasnya. (*)
Editor : Muhammad Rizki