Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

360 Calon Jamaah Haji Samarinda Kloter 2 Menuju Tanah Suci, Ini yang Wajib Mereka Perhatikan…

Denny Saputra • Rabu, 7 Mei 2025 | 18:16 WIB
KOMPAK: Dokter Murniaty Hatala (kedua kiri) bersama tim pendamping jamaah haji Kloter 2 Embarkasi Balikpapan dari Samarinda, di sela seremonial pelepasan jamaah di GOR Segiri, Selasa (6/5). (FOTO DENN
KOMPAK: Dokter Murniaty Hatala (kedua kiri) bersama tim pendamping jamaah haji Kloter 2 Embarkasi Balikpapan dari Samarinda, di sela seremonial pelepasan jamaah di GOR Segiri, Selasa (6/5). (FOTO DENN

KALTIMPOST.ID-Sebanyak 360 calon jamaah haji (calhaj) asal Samarinda yang tergabung dalam Kloter 2 Embarkasi Balikpapan dilepas di GOR Segiri Samarinda, Selasa (6/5).

Sekitar pukul 16.20 Wita tadi, mereka bertolak dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan menuju Tanah Suci.

Fokus utama keberangkatan tahun ini adalah kesiapan kesehatan para jamaah. Dokter Pendamping Kloter dr Murniaty Hatala menjelaskan kondisi fisik jamaah menjadi perhatian serius. Terutama karena adanya penambahan kuota lansia hingga 5 persen.

“Penyakit yang mendominasi masih hipertensi. Ada juga gangguan jantung. Jamaah lansia tahun ini cukup banyak dan mereka masuk kategori berisiko tinggi,” ungkap dr Murniaty saat ditemui setelah seremoni pelepasan.

Total jamaah sebanyak 360 orang itu termasuk petugas daerah, pembimbing ibadah, ketua kloter, serta tim kesehatan yang terdiri dari satu dokter dan satu perawat.

Pemeriksaan kesehatan awal telah dilakukan jauh hari sebelum keberangkatan. Termasuk pembekalan khusus bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan dan rutin mengonsumsi obat.

“Kami sudah lakukan pembinaan di beberapa daerah di Kalimantan, termasuk edukasi soal pentingnya membawa dan mengonsumsi obat selama 43 hari perjalanan haji,” jelasnya, yang sehari-hari bertugas di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Samarinda.

Ia menitipkan pesan bagi keluarga yang ditinggal di Samarinda agar turut berperan menjaga kesehatan jamaah. Karena jamaah haji ini secara fisik dan mental diuji.

Stres itu sangat memengaruhi kondisi tubuh. “Keluarga harus terus beri dukungan, bisa lewat telepon, ingatkan minum obat, dan bantu mereka tetap tenang,” imbuhnya.

Menghadapi musim panas terakhir di Arab Saudi, jamaah diimbau menjaga dehidrasi dan mengikuti anjuran petugas kesehatan.

Bahwa risiko penurunan kesehatan tetap ada. “Kerja sama semua pihak, maka kami optimistis jamaah bisa menjalankan ibadah dengan lancar dan sehat,” tutupnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#Jamaah haji 2025 #penajam paser utara #tanah suci #Kutai Barat #ibadah haji