Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Mensos Gus Ipul Tiba-Tiba Kunjungi SMAN 16 Samarinda, Ungkap Potensi Lahan Jadi Sekolah Rakyat

Denny Saputra • Sabtu, 10 Mei 2025 | 20:21 WIB

 

Saifullah Yusuf (tengah) ketika menyambangi SMA 16 Samarinda di Kecamatan Samarinda Utara, dalam lawatannya ke Samarinda, Sabtu (10/5).
Saifullah Yusuf (tengah) ketika menyambangi SMA 16 Samarinda di Kecamatan Samarinda Utara, dalam lawatannya ke Samarinda, Sabtu (10/5).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyempatkan diri mengunjungi SMAN 16 Samarinda pada Sabtu pagi (10/5), sebelum menghadiri pertemuan pilar-pilar sosial se-Kaltim di Gedung Olah Bebaya.

Meskipun bukan bagian dari agenda resmi, kunjungan ini menarik perhatian karena menyentuh potensi pengembangan pendidikan di daerah tersebut.

SMAN 16 terletak di kawasan Sempaja Selatan dan berdiri di atas lahan seluas 7,6 hektare. Sekolah ini telah memiliki asrama berkapasitas 260 siswa.

Dalam kunjungannya, Gus Ipul didampingi Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji dan Kepala Sekolah Abdul Rozak Fahrudin. Mereka meninjau langsung kondisi fisik sekolah dan infrastruktur pendukung lainnya.

Baca Juga: Menapak Jejak Leluhur lewat Ramuan Herbal di Bumi Etam

“Saya hanya ingin melihat dan mencatat. Keputusan teknis tetap akan berada di tangan Kementerian PUPR,” ujar Gus Ipul saat menyusuri beberapa sudut kompleks sekolah.

Meskipun SMAN 16 belum diusulkan secara resmi sebagai lokasi Sekolah Rakyat, Gus Ipul menilai kawasan tersebut memiliki potensi besar.

Selain luas, keberadaan asrama yang sudah siap pakai menjadi nilai tambah. Beberapa ruang pun dapat difungsikan ulang untuk kegiatan pendidikan lainnya.

“Kami memiliki 60 kamar yang bisa menampung tiga hingga empat siswa per kamar. Tinggal dilengkapi saja fasilitasnya,” jelas Rozak.

Ia juga menambahkan bahwa kontur tanah yang berbukit di area sekolah memungkinkan pembangunan fasilitas tambahan tanpa mengganggu kegiatan belajar yang sudah berjalan.

Menariknya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya juga turut hadir dalam kunjungan tersebut, karena sedang berada di Samarinda untuk agenda terpisah bersama Mensos.

Baca Juga: KPU RI Perintahkan Penetapan Aulia–Rendi, Kukar Masuki Tahapan Akhir Pilkada

Usai kunjungan, rombongan bertolak ke Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada untuk menghadiri pertemuan dengan para pelaku sosial se-Kaltim. Meski belum ada sinyal resmi, kunjungan ini membuka peluang perluasan konsep pendidikan sosial di Benua Etam.

Sebagai informasi, terdapat lima titik di Kalimantan Timur yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Dua di antaranya berada di Kukar, hasil usulan Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim, serta masing-masing satu titik di Samarinda, Penajam Paser Utara (PPU), dan Berau.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#Kunjungi #Sekolah Rakyat #SMAN 16 Samarinda #mensos