Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Proteksi Kebakaran Baru Dikoordinasikan, Tak Semua Lantai BIGmall Beroperasi, Ini Alasan Manajemen Kembali Buka

Dwi Restu Amrullah • Minggu, 15 Juni 2025 | 18:56 WIB
SEGERA BUKA: BIGmall Samarinda dijadwalkan kembali beraktivitas mulai Senin (16/6) pukul 10.00 Wita, namun tidak semua lantai.
SEGERA BUKA: BIGmall Samarinda dijadwalkan kembali beraktivitas mulai Senin (16/6) pukul 10.00 Wita, namun tidak semua lantai.

Pasca-insiden kebakaran yang terjadi Selasa (3/6) lalu, BIGmall memutuskan untuk menghentikan operasional mal terbesar di Kaltim tersebut. Namun, manajemen menjadwalkan mal kembali beroperasi mulai Senin (16/6).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Sekitar delapan tenant atau store di lantai UG, atau area atrium mal terbakar.

Awal mula kemunculan api diketahui dari tenant yang disewa brand kenamaan asal Singapura, Charles & Keith. Namun, api merembet dengan cepat ke beberapa tenant lainnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Samarinda AKP Dicky Anggi Pranata menyebut, awal mula kemunculan api dari tenant yang ditempati Charles & Keith.

“Itu berdasarkan penyelidikan, dan tim dari Puslabfor Mabes Polri Cabang Surabaya, Jawa Timur, yang mengabil beberapa sampel barang untuk diteliti lebih lanjut, dan sampai saat ini masih penyelidikan,” ujar perwira berpangkat balok tiga tersebut.

GM BIGmall Samarinda Tumpal MP Silalahi mengatakan, operasional BIGmall memang kembali berjalan terhitung mulai Senin (16/6).

“Kalau yang segera dibuka itu tidak termasuk lantai upper ground (UG). Sementara yang buka lower ground (LG) dan ground floor (GF). Kalau lantai UG ke atas belum bisa beroperasi. Termasuk sampai lantai XXI,” ujarnya.

Disinggung beroperasinya kembali mal yang aktif sejak 2014 itu, Tumpal menyebut banyak karyawan tenant yang “teriak”. “Kami tanggung jawab moral saja. Sebenarnya lantai yang di bawah itu berhenti operasi karena banyak kena dampak air semprotan,” jelasnya.

Ihwal sistem proteksi kebakaran, lanjut Tumpal, lantai yang di bawah diklaim berfungsi. “Semua seperti fire alarm dan lainnya. Kalau koordinasi dengan Disdamkar Samarinda disebutnya sembari berjalan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH menyebut, sebagian sistem keamanan kebakaran ada yang tidak berfungsi optimal.

"Setiap hari, tim kami melakukan inspeksi ke objek-objek vital seperti hotel, mal, dan gedung bertingkat lainnya. Khusus untuk BIGmall, kami lakukan inspeksi minimal setahun sekali," ujarnya, Selasa (4/6).

Dalam inspeksi terakhir, ditemukan sejumlah persoalan. Mulai kerusakan pada pompa pemadam kebakaran, khususnya di pompa diesel. Untuk pompa joki dan elektrik masih dalam kondisi baik. "Pompa diesel dalam kondisi hidup-mati," ungkapnya.

Tak hanya itu, sistem deteksi asap dan panas (smoke detector dan heat detector) di area kebakaran juga tidak aktif saat dibutuhkan. Alat-alat itu berfungsi memberikan sinyal peringatan, namun tidak bekerja saat kebakaran terjadi.

"Sprinkler juga tidak menyala di lantai tempat api pertama muncul. Tapi di lantai atas ada yang menyala. Itu menunjukkan kemungkinan adanya keran atau valve sprinkler yang tertutup," jelasnya.

Disdamkar juga mencatat minimnya sarana evakuasi darurat, seperti lampu emergency dan petunjuk jalur evakuasi yang tidak memadai atau bahkan belum tersedia.

Selain itu, belum ada sistem pengendali asap yang bekerja secara optimal, menyebabkan asap pekat memenuhi area dalam gedung. Yang mana, hal ini menjadi salah satu belasan orang dilarikan ke rumah sakit akibat sesak nafas.

Jika seluruh sistem keamanan berfungsi, lanjut dia, mulai dari sprinkler, detektor asap dan panas, hingga APAR otomatis, dan petugas dilatih secara berkala, maka potensi kebakaran besar bisa dicegah lebih dini. Namun, rekomendasi yang disampaikan Disdamkar sebelumnya itu belum dipatuhi.

Kembali ke Dicky, pihaknya turut membenarkan bahwa dua lantai yang segera beroperasi tidak ada kaitannya dengan kejadian kebakaran di lantai UG. “Enggak kalau yang di bawah,” jelasnya. “Kalau untuk lantai UG, tentu menunggu hasil dari labfor secara keseluruhan,” kuncinya.

Editor : Dwi Restu A
#kembali buka #samarinda #kebakaran #operasional #bigmal samarinda