KALTIMPOST.ID-Pemkot Samarinda melalui Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Samarinda memberikan dukungan terhadap pembangunan Pasar Pagi.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengembalikan fungsi akses jalan di Gang Pandai, yang berada di sebelah kawasan Pasar Pagi.
Jalan yang saat ini dipenuhi lapak pedagang tersebut, ke depan akan difungsikan kembali sebagai akses umum sekaligus jalur distribusi logistik untuk Pasar Pagi yang baru.
Langkah itu disampaikan dalam sosialisasi yang digelar tim BPKAD pada Selasa (1/7) bersama warga setempat.
Kabid Aset BPKAD Samarinda Yusdiansyah menjelaskan area yang selama ini digunakan warga untuk berjualan merupakan lahan milik pemkot yang masuk Hak Pengelolaan Lahan (HPL) 01 seluas satu hektare.
Lahan itu memang sejak lama diperuntukkan sebagai jalan, bukan untuk aktivitas komersial.
“Kami sampaikan bahwa lahan tersebut milik pemkot. Warga selama ini berasumsi mereka berjualan di atas fasilitas umum, padahal ini bagian dari lahan pasar yang seharusnya menjadi akses jalan, yakni Gang Pandai,” ungkapnya, dikonfirmasi, Kamis (3/7).
Dalam pertemuan itu, warga menerima penjelasan pemerintah dan memahami maksud pengembalian fungsi jalan.
Meski demikian, sejumlah permintaan disampaikan, seperti harapan agar akses jalan tetap bisa dimanfaatkan oleh warga, meskipun nantinya ada pemagaran di sekitar area tersebut.
“Soal teknis jalan nantinya, itu sepenuhnya menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) bersama kontraktor pembangunan Pasar Pagi. Karena informasinya Gang Pandai, ini akan menjadi akses untuk naik-turun kendaraan angkutan barang,” jelasnya.
Ia menegaskan, Pemkot berharap warga bersiap jika nantinya jalan tersebut dipagari atau ditata ulang sesuai keperluan pembangunan.
Baca Juga: Kejari Kutim Musnahkan Barang Bukti Narkotika hingga Sajam dari 244 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
Pemerintah meminta dukungan warga agar pembangunan pasar bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perekonomian kota.
“Alhamdulillah suasana pertemuan kondusif. Tidak ada bantahan yang berarti dari warga. Semua sepakat dituangkan dalam notulensi yang nanti akan kami laporkan kepada WALI KOTA,” singkatnya.
Dia berharap, dengan pengembalian fungsi jalan tersebut, menjadi bukti bahwa pemkot menegaskan komitmennya untuk menata kawasan Pasar Pagi agar lebih rapi, aman, dan nyaman, baik untuk pedagang maupun pengunjung. “Untuk akses jalan akan tetap ada,” pungkasnya. (rd)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Romdani.