Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ibu Wapres Sampaikan Sepuluh Program Utama PKK dalam Perayaan Puncak HKG PKK Ke-53

Akbar Sopianto • Selasa, 8 Juli 2025 | 21:27 WIB
HADIR: Ibu Wapres RI Selvi Ananda hadir di Samarinda mengikuti perayaan HKG PKK yang ke-53.
HADIR: Ibu Wapres RI Selvi Ananda hadir di Samarinda mengikuti perayaan HKG PKK yang ke-53.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dalam rangka perayaan puncak Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) yang ke-53, secara khusus Istri Wakil Presiden RI Selvi Ananda hadir di Samarinda. Acara yang dipusatkan di gedung Plenary Hall Convention Center kompleks Gelora Kadrie Oening Samarinda tersebut dihadiri para kader PKK dari segala penjuru Nusantara, Selasa (8/7).

Dalam kesempatan tersebut, perempuan yang akrab disapa Mbak Selvi itu menyampaikan apreasiasnya kepada kader-kader PKK yang hadir dari antero negeri untuk berkumpul di Samarinda. Pihaknya juga memberikan perhargaan bagi kader PKK yang telah mengabdi puluhan tahun untuk PKK. "Bahkan ada yang sudah mengabdi selama 44 dan 45 tahun. Itu artinya, separuh dari usianya telah didedikasikan untuk PKK. Untuk itu sudah harusnya kita memberikan penghargaan pada puncak HKG PKK ke-53 ini," ucapnya.

Pihaknya juga membahas persoalan sepuluh program pokok PKK yang mencakup seluruh aspek kehidupan, ekonomi, pendidikan karakter, pola asuh, kesehatan, dan masih banyak lagi. "PKK menjadi mitra strategis pemerintah yang harus sejalan dengan visi dan misi, serta program pemerintah. Kita membantu memaksimalkan capaian program-program tersebut," imbuhnya.

Di samping itu, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian menekankan bahwa kader PKK adalah ujung tombak perubahan sosial. Melalui 10 Program Pokok PKK, para kader telah membuktikan bahwa gerakan ini bukan sekadar organisasi, melainkan kekuatan nyata yang mampu mendorong kemajuan, meningkatkan kesejahteraan, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang luhur di tengah masyarakat. "Saya tahu perjuangan ini tidak mudah. Banyak tantangan, keterbatasan, bahkan pengorbanan waktu dan tenaga. Namun, semangat Ibu-ibu tidak pernah padam. Justru dari ketulusan inilah PKK terus tumbuh dan dipercaya," tuturnya.

Editor : Rendy Fauzan