KALTIMPOST.ID-Pemkot Samarinda kembali menggelontorkan anggaran jumbo untuk mempercantik kawasan tepian Sungai Mahakam.
Proyek lanjutan yang dinamai Teras Samarinda Segmen 2 resmi berjalan, melanjutkan pekerjaan segmen 1 yang dimulai sejak 2023 lalu.
Lokasi tepatnya dari depan Kantor Gubernur Kaltim hingga ke area samping Pelabuhan Samarinda di seberang Pasar Pagi, Samarinda Kota.
Kali ini, anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 94,34 miliar, yang bersumber dari APBD 2025. Proyek dipercayakan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda sebagai pelaksana teknis.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Teras Samarinda Segmen 2, Ilhamsyah menjelaskan pekerjaan dibagi dalam empat segmen utama.
“Itu untuk melanjutkan pekerjaan segmen satu hingga ke pagar batas area Pelindo," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (27/7).
Secara teknis, masing-masing segmen memiliki fokus pengerjaan yang berbeda. Di segmen pertama, pengerjaan difokuskan pada jembatan pedestrian dan penataan ulang trotoar.
Untuk segmen dua dan tiga, difokuskan pada penataan dermaga Samarinda Ilir, penataan lahan parkir, dan juga trotoar.
Sementara itu, segmen empat, atau seberang pasar Pagi, akan menyasar pembangunan halte bus, taman bermain, serta lanjutan penataan trotoar.
Pantauan di lapangan, beberapa bagian dari proyek ini tampak ditutup seng dan terbagi dalam zona kerja yang berbeda.
Dari arah Pelabuhan Mahakam Ilir hingga ke ujung Teras Samarinda segmen pertama, sejumlah titik sudah mulai dibersihkan dan dipasangi markah kerja.
Ilhamsyah menyebut hingga saat ini pekerjaan berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Semua masih sesuai target. Belum ada hambatan besar di lapangan,” tegasnya.
Proyek senilai hampir seratus miliar ini ditargetkan rampung seluruhnya dalam tahun anggaran berjalan.
Ia memastikan, tidak ada segmen yang ditinggal atau dipotong karena keterbatasan dana.
“Semua ditarget selesai. Untuk saat ini belum ada usulan tambahan anggaran di APBD perubahan,” singkatnya.
Teras Samarinda menjadi salah satu program prioritas Pemkot dalam menata wajah kota, terutama di sepanjang tepian Sungai Mahakam.
Selain sebagai ruang publik, kawasan itu juga diharapkan menjadi daya tarik baru bagi warga dan wisatawan.
“Kami berharap doa dan dukungan warga sehingga proyek ini berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu,” pungkasnya. (rd)
DENNY SAPUTRA
@dennysaputra46
Editor : Romdani.