Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Dari Kasus ASN Disporapar Samarinda yang Aniaya Ojol karena Bela Anak yang Jadi Jukir Liar, Wali Kota Kasih Solusi Begini

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 30 Juli 2025 | 19:04 WIB
Andi Harun-Wali Kota Samarinda
Andi Harun-Wali Kota Samarinda

SAMARINDA–Wali Kota Samarinda Andi Harun menanggapi insiden keributan antara pengemudi ojek online (ojol) dan juru parkir (jukir) liar yang terjadi di Jalan Gunung Merbabu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Senin (28/7) sekitar pukul 23.30 Wita. Dalam peristiwa tersebut, pengemudi ojol menjadi korban pemukulan oknum jukir.

Menanggapi kejadian itu, Andi Harun menegaskan pentingnya penegakan hukum. “Si korban harus berani melapor agar pelaku ditindak sesuai hukum pidana. Dari pihak kepolisian kami yakini segera menindaklanjuti kasus tersebut, itu bukan delik aduan, tapi pidana murni. Jadi dilaporkan atau tidak, selama pelakunya ada, harus diproses,” tegasnya.

Praktik jukir liar bukan hal baru dan menjadi fenomena umum di kota besar. Namun, dia memastikan Pemkot Samarinda sedang menyiapkan solusi jangka panjang, yakni melalui penerapan sistem parkir berlangganan yang dijadwalkan mulai diimplementasikan dalam dua bulan ke depan.

“Mohon bersabar. Tahun ini kami akan mulai implementasi parkir berlangganan. Skemanya sudah jelas. Untuk motor, cukup bayar Rp 480.000 per tahun, atau sekitar Rp 1.111 per hari. Untuk mobil Rp 1.000.000 per tahun, sekitar Rp 2.777 per hari. Itu jauh lebih murah dibanding tarif parkir liar saat ini, dari Rp 2.000 hingga bisa mencapai Rp 10.000,” sambungnya.

Sistem tersebut, lanjut dia, akan terintegrasi dan melibatkan kerja sama dengan Polri dan TNI dalam hal penindakan terhadap jukir ilegal. Pemerintah komitmen menindak tegas oknum yang masih beroperasi di luar sistem.

“Kalau sistem baru sudah jalan tapi masih ada jukir liar yang mengganggu, tentu akan kami tindak. Harapannya bisa memberi efek jera dan tidak ada lagi intimidasi terhadap masyarakat,” ucapnya.

Pemerintah saat ini sedang membenahi berbagai persoalan kota satu per satu. Dari penanganan banjir, kebersihan, hingga sistem pendidikan, termasuk kini permasalahan parkir.

“Semua yang dianggap masalah oleh masyarakat, kami cari solusinya. Mohon doanya, kami tetap konsisten,” pungkasnya.

Editor : Dwi Restu A
#asn #jukir liar #Disporapar #samarinda