Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Fasilitas Sekolah Rakyat di Samarinda Hampir Rampung, MPLS Dimulai 15 Agustus

Denny Saputra • Selasa, 12 Agustus 2025 | 17:34 WIB
PERIKSA: Suwarso (tengah) saat menyambangi ruang makan siswa SR dalam tinjauan lapangan, di BPMP Kaltim, Selasa (12/8).
PERIKSA: Suwarso (tengah) saat menyambangi ruang makan siswa SR dalam tinjauan lapangan, di BPMP Kaltim, Selasa (12/8).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Persiapan Sekolah Rakyat di Samarinda kian mendekati final. Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Gunung Panjang, Samarinda Seberang, hampir siap menyambut 100 siswa pada pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan 15 Agustus mendatang.

Plt Asisten I Pemkot Samarinda Suwarso bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), bersama tim walikota untuk akselerasi pembangunan (TWAP) meninjau langsung kesiapan lokasi, Selasa (12/8). Turut didampingi perwakilan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Suwarso menerangkan pada tinjauan lapangan kali ini, baik ruang belajar SMP dan SMA, ruang guru, asrama, hingga tempat makan sudah 95 persen siap. Meski di beberapa bagian terdapat beberapa kekurangan seperti meja yang belum dirakit serta area tempat tidur yang belum tertata pada lokasi asrama.

“Masih ada perbaikan minor, antara lain pembuatan jalan setapak dari asrama ke toilet, pemasangan railing pada tangga toilet, penambahan kipas angin di kamar yang dihuni siswa, serta akses bagi penyandang disabilitas,” ucapnya.

Suwarso menambahkan bahwa Wali Kota Samarinda, Andi Harun, dijadwalkan meninjau langsung fasilitas tersebut saat kegiatan belajar mulai berjalan. “Kalau beliau melihat langsung, mungkin bisa memberi pandangan terkait perbaikan fasilitas yang masih kurang,” terangnya.

Sejumlah fasilitas pendukung telah terpasang, seperti jaringan WiFi yang sudah diuji coba, begitu juga listrik. Bahkan aktivitas SR ini mendapat dukungan penuh pengelola BPMP yang bisa menggunakan beberapa fasilitas bersama seperti tempat ibadah, poliklinik, lapangan olahraga, perpustakaan, dan gedung olahraga. “Kami mendapat dukungan penuh,” ucapnya.

Dia menambahkan terkait perangkat pembelajaran seperti laptop masih dalam proses pengadaan. Menteri Sosial pun telah menyampaikan rencana distribusi 15 ribu unit laptop untuk siswa di seluruh Indonesia, termasuk Samarinda. “Makanya kami menunggu saja,” singkatnya.

Saat ini tercatat 100 siswa terdaftar, terdiri dari 50 siswa SMP dan 50 siswa SMA. Dari total 19 guru yang dibutuhkan, 13 sudah tersedia, sisanya masih dalam proses rekrutmen oleh Kementerian Sosial.

Suwarso mengakui, mencari siswa tidak mudah, karena kadang anaknya mau, orang tuanya tidak atau sebaliknya. “Tapi kami bersama pilar-pilar sosial di tingkat kecamatan-kelurahan terus mencari calon siswa,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#siswa #Sekolah Rakyat #samarinda #kementerian sosial