Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Temuan Logo PKI di FKIP Unmul, Wakil Rektor; Mereka Melukis Pembelajaran

Eko Pralistio • Senin, 1 September 2025 | 12:01 WIB

 

KLARIFIKASI: Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmul, Prof Moh Bahzar (dua dari kiri) turut menghadiri konferensi pers yang digelar Porlesta Samarinda.
KLARIFIKASI: Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmul, Prof Moh Bahzar (dua dari kiri) turut menghadiri konferensi pers yang digelar Porlesta Samarinda.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Polresta Samarinda mengamankan 22 mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul) beserta 27 bom molotov menjelang aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Kaltim, Senin (1/9). Polisi menduga bom molotov itu akan digunakan saat aksi berlangsung.

Dalam konferensi pers, aparat menunjukkan barang bukti berupa 27 bom molotov beserta bahan bakunya, seperti jeriken berisi pertalite, potongan kain, serta sebuah kardus bergambar logo Partai Komunis Indonesia (PKI). Aparat mengamankan terduga pelaku pada Minggu (31/8) sekitar pukul 23.30 Wita.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unmul, Prof Moh Bahzar, menyayangkan keterlibatan mahasiswa dalam peristiwa tersebut.

Dia menegaskan, pihak kampus sebelumnya telah melakukan langkah mitigasi agar aksi mahasiswa berjalan damai.

”Kami sudah tiga kali melakukan pertemuan dengan para wakil dekan, dekan, dan BEM KM. Kami tekankan bahwa gerakan ini bersifat sosial dan humanisme, tidak anarkis. Namun, di luar perkiraan kami, tadi malam justru ada yang ditangkap dengan barang bukti bom molotov,” ujar Bahzar, Senin (1/9).

Dia menambahkan, penemuan kardus bergambar logo PKI juga perlu diluruskan. Menurut keterangan dari Program Studi Sejarah FKIP Unmul yang dihimpun Prof Bahzar, simbol-simbol partai politik era Soekarno dan Soeharto sengaja dilukis mahasiswa dalam rangka pembelajaran sejarah.

”Kebetulan saat polisi datang, mereka sedang melukis simbol-simbol partai lama itu di ruang Himpunan Mahasiswa Sejarah. Jadi, mereka ini (mahasiswa sejarah) ada sekretariatnya. Nah di dalamnya ada banyak lukisan partai-partai, hanya untuk pembelajaran. Dan itu informasi dari prodinya sudah lama ada," pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#Wakil Rektor #Universitas Mulawarman #logo pki