KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Kerusakan jalan di kawasan Pasundan dan Gunung Cermai, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, segera mendapat perhatian. Tim UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Samarinda memastikan dua ruas tersebut masuk daftar prioritas perbaikan.
Kepala UPTD Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Samarinda Hendra Gunawan mengungkapkan pihaknya telah menerima laporan warga terkait kondisi jalan yang kian parah. Dari hasil pemantauan, ada tiga titik utama yang perlu segera ditangani. “Rencananya dilakukan patching beton pada titik-titik yang rusak,” ujarnya, Senin (8/9).
Meski begitu, perbaikan tidak bisa dilakukan sekaligus. Hendra menjelaskan, saat ini masih ada pekerjaan drainase yang ditangani tim bidang SDA DPUPR di sekitar lokasi. Karena itu, perbaikan jalan akan dilaksanakan per spot terlebih dahulu. “Selama kegiatan drainase belum selesai, perbaikan total belum bisa dilakukan. Kami tetap memantau perkembangannya,” jelasnya.
Menurut rencana, perbaikan dimulai pertengahan September, antara minggu kedua hingga ketiga. Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diberlakukan. DPUPR pun meminta masyarakat bersabar jika terjadi kepadatan di sekitar kawasan. “Kami upayakan perbaikan secepatnya, agar jalan bisa lebih nyaman dilalui,” tegas Hendra.
Jalan Pasundan dan Gunung Cermai memang menjadi jalur penting warga Samarinda Ulu. Selain akses ke permukiman, ruas ini juga ramai dilintasi kendaraan menuju pusat kota. Kondisi jalan yang berlubang kerap dikeluhkan pengendara karena membahayakan, terutama saat hujan turun.
DPUPR memastikan patching beton menjadi solusi sementara yang lebih kuat dibanding tambalan aspal biasa. Dengan begitu, jalan diharapkan bisa lebih awet sampai proyek drainase rampung dan dilakukan perbaikan menyeluruh.
Hendra menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi pekerjaan agar hasilnya sesuai standar. “Kami ingin memastikan kualitas perbaikan, agar manfaatnya benar-benar dirasakan warga,” pungkasnya. (*)
Editor : Ismet Rifani