Dari Kutai, Banjar, Jawa, hingga Sunda: Potret Keberagaman di Kursi Gubernur Kalimantan Timur 1957-Sekarang
Khoirun Nisa• Sabtu, 13 September 2025 | 14:33 WIB
Potret Gubernur Kaltim dari masa ke masa.
KALTIMPOST.ID, Sejak ditetapkan sebagai lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur menjadi sorotan nasional.
Namun, jauh sebelum itu, provinsi ini telah menunjukkan sebuah potret keberagaman yang unik, salah satunya tercermin dari latar belakang para pemimpin yang pernah mendudukinya.
Sejak 1957, kursi Gubernur Kalimantan Timur telah diduduki oleh tokoh-tokoh dari berbagai suku bangsa.
Mulai putra asli daerah seperti Kutai dan Dayak, hingga tokoh berlatar belakang Banjar, Jawa, Sunda, bahkan Mandar.
Dinamika ini menunjukkan bahwa panggung politik "Bumi Etam" sangat cair dan inklusif, di mana kepemimpinan tidak didominasi oleh satu suku tertentu.
Berikut adalah daftar lengkap para pemimpin yang telah membentuk sejarah Kalimantan Timur!
Daftar Gubernur Kalimantan Timur dari Masa ke Masa
1. Aji Pangeran Tumenggung Pranoto
Masa Jabatan: 1957–1961
Suku: Kutai
Dilanjutkan oleh Pelaksana Tugas: Prodjosoemarto (1961–1962)
2. Abdoel Moeis Hassan
Masa Jabatan: 1962–1966
Suku: Banjar
3. Soekadio
Masa Jabatan: 1966–1967
Suku: Jawa
4. Abdoel Wahab Sjahranie
Masa Jabatan: 1967–1978
Suku: Banjar
5. Erry Soepardjan
Masa Jabatan: 1978–1983
Suku: Jawa
6. Soewandi Roestam
Masa Jabatan: 1983–1988
Wakil: Muhammad Ardans
Suku: Jawa
7. Muhammad Ardans
Masa Jabatan: 1988–1998 (Dua Periode)
Wakil: Harsono & Suwarna Abdul Fatah
Suku: Banjar
8. Suwarna Abdul Fatah
Masa Jabatan: 1998–2006
Wakil: Chaidir Hafidz & Yurnalis Ngayoh
Suku: Sunda
Diberhentikan dari jabatan. Dilanjutkan oleh Penjabat Gubernur.
9. Yurnalis Ngayoh
Masa Jabatan: 2006–2008
Suku: Dayak
Keterangan: Menjabat sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur.
Di masa transisi, jabatan juga diisi oleh Plh. Syaiful Teteng dan Pj. Tarmizi Abdul Karim.
10. Awang Faroek Ishak
Masa Jabatan: 2008–2018 (Dua Periode)
Wakil: Farid Wadjdy & Mukmin Faisyal
Suku: Kutai
Di masa transisi, jabatan juga diisi oleh Plh. Meiliana dan Pj. Restuardy Daud
11. Isran Noor
Masa Jabatan: 2018–2023
Wakil: Hadi Mulyadi
Suku: Kutai
Jabatan diakhiri dan dilanjutkan oleh Penjabat Gubernur: Akmal Malik (2023–2024).
12. Rudy Mas’ud
Masa Jabatan: 2025–Sekarang
Wakil: Seno Aji
Suku: Mandar
Politik Inklusif Tanpa Dominasi
Melihat daftar di atas, terlihat jelas bahwa tidak ada satu pun suku yang mendominasi kursi gubernur secara berkelanjutan.
Suku Banjar dan Jawa memang beberapa kali mengisi posisi ini, namun selalu diselingi oleh suku asli seperti Kutai dan Dayak, serta suku pendatang lainnya.
Fenomena ini menunjukkan bahwa politik di Kalimantan Timur tidak semata-mata ditentukan oleh identitas kesukuan, melainkan lebih pada kapasitas, visi pembangunan, dan dinamika dukungan politik saat itu.
Terpilihnya gubernur dari etnis Sunda (Suwarna A.F.) hingga Mandar (Rudy Mas’ud) menjadi bukti nyata keterbukaan tersebut.
Kehadiran para Penjabat (Pj.) dan Pelaksana Tugas (Plt.) di masa transisi juga menambah warna dalam sejarah kepemimpinan di Kaltim.
Terlebih dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara, Kaltim akan menghadapi perubahan demografi, ekonomi, dan politik yang juga dinamis. Sejarah kepemimpinan yang inklusif ini bisa menjadi modal sosial yang kuat.
Pemimpin mendatang, dari suku manapun ia berasal, dituntut untuk mampu mengelola pluralisme ini dengan bijak demi menjamin harmoni dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat "Bumi Etam".