Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

MTQH ke-45 Samarinda Sukses Digelar di Teras Samarinda dan Citra Niaga, Tapi Ada Penurunan karena Ini

M Hafiz Alfaruqi • Senin, 6 Oktober 2025 | 18:22 WIB
SYIAR: Suasana penutupan MTQH Ke-45 Samarinda di Teras Samarinda yang dipadati masyarakat. Kafilah Kecamatan Sungai Pinang kembali raih juara umum.
SYIAR: Suasana penutupan MTQH Ke-45 Samarinda di Teras Samarinda yang dipadati masyarakat. Kafilah Kecamatan Sungai Pinang kembali raih juara umum.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-45 tingkat kota di Samarinda resmi berakhir pada Minggu (5/10) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak 28 September hingga 5 Oktober itu dinilai sukses dan berjalan lancar, tanpa kendala.

Sekretaris Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Samarinda Ikhwan Saputera menyebut, pergelaran tahun ini memiliki keistimewaan tersendiri. Untuk pertama kalinya, pelantikan dan sejumlah rangkaian lomba digelar di Teras Samarinda dan kawasan Citra Niaga, pusat keramaian masyarakat.

“Alhamdulillah MTQH tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. Ada sesuatu yang baru, di mana pelaksanaannya kita laksanakan di Teras Samarinda dan area Citra Niaga. Itu langkah untuk lebih mendekatkan Al-Qur’an kepada masyarakat luas,” ungkapnya, Senin (6/10).

Meski secara penyelenggaraan berjalan baik, jumlah peserta tahun ini mengalami penurunan. Dari biasanya sekitar 600 peserta, tahun ini hanya 400 peserta yang tampil mewakili 10 kafilah kecamatan se-Samarinda. “Penurunan karena kita menetapkan standar usia lebih muda untuk persiapan MTQH 2027. Jadi banyak yang tidak bisa ikut,” jelasnya.

Namun, kompetisi tetap berlangsung meriah. Kecamatan Sungai Pinang kembali mempertahankan tradisi sebagai juara umum, bahkan sudah lima kali berturut-turut.

Ikhwan memberi pesan khusus bagi sembilan kecamatan lainnya agar lebih serius menyiapkan kafilah sejak dini. Menurutnya, kerja sama dengan masyarakat, tokoh agama, lembaga pendidikan Al-Qur’an hingga Kantor Urusan Agama (KUA) bisa menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas peserta.

“Kalau mereka semua ikut secara penuh di semua cabang, artinya masyarakat juga ikut lebih banyak. Dampaknya literasi Al-Qur’an di masyarakat akan semakin meningkat,” ucapnya.

Dukungan penuh dari Pemkot Samarinda disebut menjadi faktor penting terselenggaranya MTQH dengan sukses. Baik sisi kebijakan maupun pendanaan, pemerintah kota memberikan kemudahan sehingga acara bisa berjalan maksimal. “MTQH bukan hanya ajang perlombaan, tapi juga ajang syiar untuk memasyarakatkan dan membumikan Al-Qur’an supaya makin dicintai,” tegasnya.

Ke depan, LPTQ Samarinda berharap seluruh kecamatan lebih siap sejak awal agar kafilah yang dikirim bisa tampil maksimal di setiap cabang. Selain itu, masyarakat juga diharapkan terus menjaga semangat mencintai Al-Qur’an.

“Alhamdulillah, masyarakat semakin antusias. Kami buktikan dari ramainya pengunjung di Teras Samarinda, Citra Niaga, hingga museum. Dengan dukungan penuh pemerintah kota, insyaallah cita-cita mewujudkan baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur bisa tercapai,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#MTQH #2025 #Teras Samarinda #Citra Niaga