Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

DKP Kaltim Pastikan Udang Lokal Aman Dikonsumsi, Tak Terdampak Temuan Radioaktif FDA Amerika Serikat

Denny Saputra • Senin, 13 Oktober 2025 | 18:28 WIB
Kepala DKP Kaltim Irhan Hukmaidy
Kepala DKP Kaltim Irhan Hukmaidy

KALTIMPOST.ID-Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltim memastikan komoditas udang dari Benua Etam aman dikonsumsi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Kepala DKP Kaltim Irhan menanggapi temuan Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat yang mendeteksi unsur radioaktif Cesium (Cs)-137 pada sampel udang beku asal Indonesia.

Diketahui, kasus tersebut bermula dari fasilitas produksi di kawasan industri Cikande, Serang, Banten yang berfungsi sebagai pabrik pengemasan sekaligus gudang beku untuk ekspor.

“Udang dari Kaltim tidak terdampak kasus tersebut. Karena peristiwa itu terjadi di luar wilayah Kalimantan, maka kita tidak perlu khawatir terhadap kondisi udang kita,” ujar Irhan, Senin (13/10).

Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh isu yang beredar.

Irhan menegaskan, sistem ekspor produk perikanan Indonesia sudah menerapkan prosedur keamanan pangan yang ketat, terutama untuk pasar Eropa dan Amerika.

Sebelum dikirim, eksportir wajib mengirimkan beberapa sampel produk untuk diuji hingga lima kali guna memastikan keamanannya.

“Kalau di dalam sampel ditemukan kandungan berbahaya, maka pengiriman dihentikan sementara sampai hasilnya benar-benar aman,” jelasnya.

Lebih lanjut, Irhan menerangkan, ekspor dan impor produk seperti udang dan kepiting umumnya dilakukan antarperusahaan atau mekanisme business-to-business (B to B).

Sehingga setiap transaksi diawasi langsung oleh pihak berkompeten di bidang keamanan pangan.

Sementara itu, komoditas unggulan seperti udang tiger dari Kaltim dibudidayakan di tambak ramah lingkungan.

Ia menilai, cara budidaya tradisional tanpa campuran bahan kimia menjadikan produk perikanan Kaltim, termasuk wilayah Kaltara, banyak diminati pasar Eropa.

“Udang kita dibudidayakan secara alami, sehingga kualitasnya tinggi dan aman untuk kesehatan,” terangnya.

Irhan menambahkan, seluruh hasil perikanan di Kaltim telah melalui proses pengawasan mutu dan keamanan pangan sebelum dipasarkan.

“Udang dari Kaltim dipastikan aman, sehat, dan layak konsumsi karena mutu dan kualitasnya sangat diperhatikan,” tegasnya.

Menurutnya, sebagian besar tambak di Kaltim menerapkan sistem agro silvo fishery atau gabungan antara kehutanan dan perikanan, yang ramah lingkungan dan berorientasi ekspor.

“Metode itu terus kami kembangkan agar mutu perikanan Kaltim meningkat dan semakin diminati pasar luar negeri,” pungkasnya. (rd)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #ibu kota nusantara #udang windu #Kutai Barat #amerika serikat (AS)