Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Bentrok di Samarinda Seberang, Diduga Karena Persaingan Bisnis Ilegal, Satu Ditahan

Eko Pralistio • Selasa, 14 Oktober 2025 | 15:13 WIB

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar diwawancarai awak media. (EKO PRALISTIO/KP)
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar diwawancarai awak media. (EKO PRALISTIO/KP)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Keributan di Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda Seberang, Sabtu (11/10) malam sekitar pukul 19.30 Wita. Aksi saling serang itu terjadi tepat di depan Gang Langgar, RT 8, dan menyebabkan dua orang mengalami luka.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar membenarkan insiden tersebut. Dia mengatakan satu orang telah ditahan. “Sudah ditangani. Satu orang sudah ditahan. Dia dari warga Gang Langgar, diduga pelaku penganiayaan yang mengakibatkan satu korban mengalami luka bacok di punggung,” kata Hendri, Senin (13/10).

Selain korban luka bacok, lanjut Hendri, satu orang lainnya juga mengalami luka ringan di jari tengah tangan kanan. Polisi masih menelusuri motif pertikaian tersebut. Namun, Hendri menduga bentrokan berawal dari persaingan bisnis ilegal.

Baca Juga: Balapan Liar di Samarinda Seberang Kian Meresahkan, Camat Galakkan Siskamling Warga

“Masih kami dalami. Kuat dugaan mereka ini pengedar narkoba. Ada persaingan di antara dua kelompok ini. Mereka saling mencari tahu aktivitas satu sama lain, kemudian terjadi salah paham dan bentrok,” jelasnya.

Dua kelompok disebut terlibat. Namun, Hendri memastikan situasi kini sudah kondusif. Polisi juga telah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat untuk menjaga ketenangan di kawasan itu.

Baca Juga: Gedung Baru Pasar Pagi Samarinda Segera Ditempati, Ini Sederet Saran Para Pedagang

“Alhamdulillah situasi sudah aman. Tokoh-tokoh masyarakat di sana sudah kami imbau agar duduk bersama menjaga kondusifitas. Jangan sampai kejadian seperti Sabtu kemarin terulang,” tambahnya.

Hingga kini, polisi masih mencari senjata tajam yang digunakan pelaku. “Parangnya belum ditemukan. Situasinya cukup chaos waktu itu, terduga pelaku sempat membuang barang bukti. Saat ini yang kami amankan pakaian korban dan pelaku serta hasil visum,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Rizki
#persaingan bisnis #samarinda seberang #keributan #Polresta Samarinda #ilegal