Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pasar Pagi Siap Beroperasi: Sekkot Samarinda Tinjau Pekerjaan Tahap Akhir  

Denny Saputra • Rabu, 15 Oktober 2025 | 11:36 WIB

 

 

Hero Mardanus (kedua kanan) berbincang dengan Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas di sela tinjauan ke gedung Pasar Pagi, Rabu (15/10/2025).   
Hero Mardanus (kedua kanan) berbincang dengan Asisten II Pemkot Samarinda Marnabas di sela tinjauan ke gedung Pasar Pagi, Rabu (15/10/2025).  

SAMARINDA - Proyek pembangunan Pasar Pagi di Kecamatan Samarinda Kota memasuki tahap akhir. Sejumlah pekerja terlihat melakukan pembersihan area dan penyempurnaan akhir bangunan. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menargetkan pasar tujuh lantai itu dapat mulai digunakan pada Desember 2025 mendatang.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Hero Mardamus Satyawan bersama Asisten II Marnabas dan jajaran Dinas Perdagangan serta Dinas PUPR Samarinda, meninjau langsung lokasi, Rabu (15/10). Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan akhir bangunan yang menjadi salah satu proyek revitalisasi pasar terbesar di pusat kota tersebut.

“Kesiapan per hari ini sudah hampir rampung, tinggal sedikit pembenahan kebersihannya saja,” ujar Hero saat ditemui di lokasi.

Ia menambahkan, jika tidak ada kendala, peresmian pasar dijadwalkan pada Desember, sebelum pedagang resmi menempati kios pada November. Menurut Hero, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan semua sistem utilitas utama sudah berfungsi. “Untuk air, listrik, semuanya sudah oke. Tadi sudah kami tes, semua aman,” terangnya.

Ia berharap, dengan selesainya proyek ini, penataan pedagang dapat dilakukan lebih tertib. Mengingat sebelumnya, Pasar Pagi kerap menjadi sorotan karena kepadatan dan kesemrawutan lapak.

“Harapan kita nanti pedagang bisa menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada. Kadang-kadang ada yang menganggap tempat lama itu miliknya sendiri, padahal sekarang semua sudah diatur ulang. Jadi harus tertib,” imbuhnya.

Revitalisasi Pasar Pagi menjadi bagian dari program besar Pemkot Samarinda dalam membenahi wajah kawasan perdagangan tradisional tanpa menghilangkan fungsinya sebagai pusat ekonomi rakyat. Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak 2023 dengan skema pembiayaan dari APBD kota.

Dinas Perdagangan Samarinda menargetkan distribusi kios kepada pedagang eksisting rampung sebelum akhir tahun. Sementara itu, pengaturan akses keluar-masuk dan sistem parkir juga tengah disesuaikan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada dan sekitarnya.

Hero menegaskan, keberadaan pasar modern ini bukan hanya untuk memberi kenyamanan bagi pedagang, tetapi juga meningkatkan daya tarik kawasan pusat kota. “Kalau semua tertib, bersih, dan rapi, otomatis pembeli juga datang lebih banyak. Ini bagian dari upaya kita membangun kota yang beradab dan teratur,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pasar pagi #pemkot samarinda #Marnabas Patiroy #dinas perdagangan #Sekkot