Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dua Dapur SPPG di Samarinda Pakai Lahan Pemkot, yang Bangun Kementerian, Berikut Lokasinya

Eko Pralistio • Rabu, 15 Oktober 2025 | 17:01 WIB
BERSIHKAN LAHAN: Dapur SPPG di Jalan Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, dalam tahap pematangan lahan.
BERSIHKAN LAHAN: Dapur SPPG di Jalan Panjaitan, Kecamatan Sungai Pinang, dalam tahap pematangan lahan.

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Kota Samarinda dipastikan menjadi salah satu daerah penerima program pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Ketua Harian Satgas MBG Samarinda Suwarso mengungkapka, dua lokasi yang telah ditetapkan berada di Kecamatan Samarinda Utara dan Kecamatan Sungai Pinang.

"Dua-duanya sudah disurvei dan dinyatakan memenuhi syarat. Meski di Jalan Panjaitan, Sungai Pinang, masih perlu sedikit pematangan lahan,” ujarnya, Selasa (15/10).

Pembangunan merupakan kolaborasi antara Pemkot Samarinda dan Kementerian PU. Lahan disiapkan pemkot, sementara bangunan dan konstruksi fisik sepenuhnya ditangani PUPR.

"Lahan di dua titik itu merupakan aset pemkot. Jadi yang membangun adalah kementerian, tapi tanahnya milik pemerintah kota,” jelasnya.

Selain lahan, pemkot juga bertanggung jawab menyiapkan jalur infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik. Sedangkan pemasangan dan instalasinya tetap dikerjakan pihak kementerian.

"Selain itu, kami juga fokus untuk pemenuhan seluruh persyaratan teknis dan administrasi sebelum pembangunan dimulai, mulai ketersediaan air bersih, kesiapan ruang fungsional (gudang, dapur, area penyajian), hingga kelengkapan dokumen PBG, SPPL, SLF, dan SLO," imbuhnya.

Saat ini, proses di lapangan sudah mulai berjalan. Di Samarinda Utara misalnya, sedang dilakukan pembersihan lahan karena ada permintaan dari kementerian untuk menambah luasan dari 800 meter menjadi 900 meter persegi. “Beberapa pohon sudah kita bersihkan untuk perluasan area,” kata Suwarso.

Sementara di Jalan Panjaitan, Sungai Pinang, tahap pematangan lahan juga tengah dilakukan. Lokasi itu memiliki luas sekitar 15 x 20 meter persegi. “Masih ada pekerjaan penataan tanah dan sanitasi, tapi dari sisi kebutuhan listrik dan air sudah tersedia di sekitar lokasi,” ujarnya.

Suwarso menambahkan, penetapan dua titik itu merupakan hasil dari survei gabungan antara Kementerian PU, BPKAD, PUPR kota, dan BGN. Awalnya, pemkot mengusulkan lima titik calon lokasi, namun setelah dilakukan verifikasi, hanya dua yang dinyatakan layak.

“Kami sebenarnya berharap bisa tiga, termasuk di Palaran. Tapi hasil survei hanya dua yang memenuhi syarat tahun ini. Untuk Palaran tetap kita usulkan tahun depan,” terang Suwarso.

Kementerian PUPR menargetkan pembangunan dua dapur SPPG di Samarinda rampung Desember tahun ini. Semua desain dan prototipe bangunan sudah disiapkan kementerian, termasuk standar ukuran 20x20 meter dan kelengkapan teknisnya.

“Yang penting percepatan. Karena waktunya mepet, dua-dua pihak harus gerak cepat. Kalau semua lancar, akhir tahun ini dapur MBG sudah berdiri,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#Makan Bergizi Gratis #SPPG #samarinda