Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Dua Orang Nyaris Terpanggang dari Musibah Kebakaran Tengah Malam di Samarinda, Si Jago Merah Hanguskan Dua Warung

Eko Pralistio • Selasa, 18 November 2025 | 11:14 WIB
TAKLUKKAN: Warung sembako yang beroprasi di Jalan KH Abdurasyid, Gang Soponyono, RT 2, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, terbakar Selasa (18/11) dini hari.
TAKLUKKAN: Warung sembako yang beroprasi di Jalan KH Abdurasyid, Gang Soponyono, RT 2, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, terbakar Selasa (18/11) dini hari.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA—Warung sembako yang biasanya melayani masyarakat di Jalan KH Abdurasyid, Gang Soponyono, RT 2, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, mengalami musibah Selasa (18/11) dini hari.

Api dilaporkan muncul sekitar pukul 00.55 Wita. Setengah jam kemudian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Samarinda, dibantu relawan berhasil memadamkan.

Menurut Ketua RT 2, M Gimin, tidak ada suara ledakan sebelum api membesar. Dirinya melihat kepulan asap membumbung keluar dari celah-celah bangunan, kemudian disusul api dari salah satu warung tersebut. "Jadi, yang terbakar satu bangunan tiga pintu. Dua pintu beroprasi warung sembako, sementara satunya gudang," ungkapnya, Selasa (18/11).

Untuk gudang, lanjut dia, tidak ada yang tinggal di dalamnya. Sementara di dua pintu warung sembako yang lain biasanya ada yang menginap. "Tadi sempat ada yang sering tidur di dalam itu ibu-ibu sama cucunya, tadi sudah keluar. Masih trauma, dan sekarang di musala istirahatnya," imbuhnya.

Senada, Kasi Pemadam dan Investigasi Disdamkarmat Samarinda Wisnu menyebut, sebanyak dua posko terdekat dibantu dengan relawan terlibat dalam operasi pemadaman tersebut. "Sekitar 30 menit api baru bisa dikendalikan," singkatnya.

Untuk penyebab, pihaknya belum bisa memastikan. Pihak yang berwenang nantinya yang akan mengungkap penyebab warung berkelir hijau itu terbakar. (*)

Editor : Dwi Restu A
#sembako #Dua #warung #samarinda #kebakaran