Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

BEM Fakultas Farmasi dan GenBI Unmul Gelar Cek Kesehatan Gratis, Fokus Pemenuhan Gizi Ibu dan Anak di TPA Bukit Pinang

Dina Angelina • Rabu, 26 November 2025 | 14:12 WIB
PEMERIKSAAN: Warga TPA Bukit Pinang Samarinda mendapat edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis.
PEMERIKSAAN: Warga TPA Bukit Pinang Samarinda mendapat edukasi dan pemeriksaan kesehatan gratis.

KALTIMPOST.ID - Puluhan warga yang bermukim di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bukit Pinang Samarinda mendapatkan edukasi gizi. Serta pemeriksaan kesehatan gratis, Minggu (23/11).

Kegiatan ini diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman (Unmul). Bekerja sama dengan Divisi Pengabdian Masyarakat Generasi Baru Indonesia (GenBI) Unmul.

Dengan tajuk acara Pojok Pengabdian X GenBI Cekatan mengusung tema SEHATI: Sinergi Edukasi Hidup Sehat dengan Asupan Tepat Ibu dan Anak. Total peserta mencapai 60 orang dari berbagai kelompok usia.

Warga mendapat pemeriksaan seperti pengukuran tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan perhitungan indeks massa tubuh. Serta edukasi kesehatan aplikatif oleh apt. Fitri Ayu Wahyuni.

Pembahasan terkait penerapan pola hidup sehat dan pemenuhan gizi yang tepat bagi ibu dan anak. Harapannya masyarakat memahami kondisi kesehatan dan melakukan langkah preventif secara mandiri.

Ketua BEM Fakultas Farmasi Dina Riyani mengatakan, kegiatan ini bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Khususnya dalam hal pengabdian kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan dengan menghadirkan ide-ide yang inovatif dan kreatif,” katanya. Ada pun program ini bertujuan memperluas akses pelayanan kesehatan dasar.

Kemudian meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan dan mendorong kesadaran pencegahan penyakit sejak dini. “Khususnya pada kelompok rentan seperti ibu dan anak,” tuturnya.

Fokus ini berangkat dari latar belakang tingginya tingkat prevalensi penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia. Terlebih wilayah TPA Bukit Pinang menjadi perhatian khusus.

Setelah hasil pemantauan menunjukkan temuan 5 kasus stunting dari total 6 anak yang tinggal di sana. Sehingga perlu memperkuat urgensi intervensi gizi dan kesehatan di wilayah tersebut.

“Demi menunjang kualitas tumbuh kembang anak dan mencegah risiko komplikasi jangka panjang,” ujarnya. Sementara Pembina Badan Eksekutif Mahasiswa, apt. Erfan Abdissalam menyampaikan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

Dia menjelaskan, pemeriksaan kesehatan ideal dilakukan secara rutin. Namun keterbatasan biaya, akses layanan, dan informasi membuat banyak masyarakat belum mampu melakukannya.

“Akibatnya kondisi kesehatan sering tidak terpantau hingga berkembang menjadi penyakit kronis,” sebutnya. Erfan berharap program ini dapat membantu masyarakat dengan layanan skrining gratis.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan soft skill mahasiswa Farmasi dan anggota GenBI. “Bagaimana program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan dan berdampak luas,” bebernya.

Dia berharap kolaborasi terus berlanjut di masa mendatang. “Semoga warga termotivasi untuk menjaga kesehatan secara mandiri dan memperkuat kesadaran preventif,” tandasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
#UNMUL #fakultas farmasi #TPA Bukit Pinang #edukasi gizi #samarinda #pemeriksaan kesehatan