Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemprov Kaltim Terapkan Evidence-Based Policy, BRIDA: Semua Kebijakan Harus Berbasis Riset

Bayu Rolles • Sabtu, 29 November 2025 | 06:45 WIB

Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah. (Ist)
Kepala BRIDA Kaltim, Fitriansyah. (Ist)

KALTIMPOST.ID, Tiap kebijakan yang diambil pemprov, disebut Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kaltim, Fitriansyah, pasti bertumpu pada riset dan bukti ilmiah. Bukan sekadar asumsi.

Hal itu dijalankan sesuai arahan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Kementerian Dalam Negeri. “Selalu pakai pendekatan evidence-based policy, merujuk data, bukti dan landasan ilmiah yang jelas,” ungkapnya.

Karena itu, periset serta analis kebijakan memegang peran penting dalam menyusun masukan strategis ke para pengambil keputusan di pemerintah. Untuk memperkuat ekosistem riset daerah, BRIDA menggandeng banyak mitra, terutama perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kaltim. “Hampir semua kampus di Kaltim sudah bekerja sama dengan kami,” ujarnya.

Baca Juga: Kolaborasi Brida Kaltim–STIKSAM Hasilkan Suplemen Antistunting Berbahan Ikan Lokal

Kolaborasi ini tak hanya menopang keperluan riset BRIDA, tapi juga jadi ruang bagi kampus meningkatkan akreditasi fakultas atau program studinya. BRIDA sendiri, aku dia, baru punya 15 peneliti.

Jika kebutuhan riset menuntut spesialisasi tertentu yang tak ada di Kaltim, barulah BRIDA menggandeng BRIN atau kampus-kampus besar di luar daerah. “Misal perlu kepakaran tentang nuklir. Di Kaltim belum ada, baru kerja sama dengan BRIN atau universtias yang punya kepakaran itu,” tukasnya.

Sejak tahun lalu, BRID juga mulai membuka kemitraan dengan periset dari perusahaan-perusahaan untuk memperluas jejaring, sekaligus memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah. (*/riz)

Editor : Muhammad Rizki
#BRIDA Kaltim #pemprov kaltim #kebijakan