KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kasus arisan online macet yang sempat dimediasi di Polresta Samarinda hingga kini belum memberikan kabar positif. Puluhan member yang didominasi perempuan sebelumnya mendatangi kantor polisi pada Minggu malam (30/11) untuk mengikuti proses mediasi bersama pihak owner.
Dikonfirmasi perkembangan hasil mediasi tersebut, Kuasa Hukum Member Arisan Online, Rizky Febrian menjelaskan perkembangan terbaru seusia mediasi malam itu. Owner arisan mengaku telah menjual aset dan menyerahkan hasil penjualannya kepada keluarganya.
“Dalam mediasi kemarin, salah satu owner menyampaikan bahwa aset sudah dijual dan uangnya diserahkan ke orang tuanya,” ujar Rizky, Selasa (2/12).
Setelah pernyataan itu, pihak member meminta bertemu keluarga owner. Pertemuan dijadwalkan keesokan harinya. Perwakilan member dan owner pun bertemu.
“Kami dikabari kalau pertemuan ketiga nantinya itu tidak jadi. Alasannya, keluarga tidak mau ikut campur. Padahal owner mengatakan aset yang dijual diberikan kepada keluarganya,” jelas Rizky.
Rizky juga menyebut beberapa member sempat mendatangi rumah owner pasca mendapat kabar tersebut, namun tak menemukan siapa pun. “Sampai sekarang belum tahu keberadaannya,” tambahnya.
Terkait langkah hukum, para member kini menyiapkan laporan resmi ke Polresta Samarinda. Tapi, Rizky menggarisbawahi, informasi yang didapatnya pihak owner masih berusaha mencari alternatif untuk mengembalikan dana tersebut.
"Kami juga dapat kabar, bahwa pihak owner masih mencari alternatif untuk menyelesaikan kewajibannya kepada member," pungkasnya. (*)
Editor : Sukri Sikki