Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

SLBN Pembina Kaltim Meriahkan Hari Disabilitas Internasional 2025, Usung Semangat “Saya Hebat, Kamu Hebat, Kita Semua Istimewa”

ADV • Kamis, 4 Desember 2025 | 18:49 WIB
PERCAYA DIRI: Ungkapan Saya Hebat dan Kamu Hebat adalah dorongan agar anak-anak disabilitas percaya diri dan merasa dihargai.
PERCAYA DIRI: Ungkapan Saya Hebat dan Kamu Hebat adalah dorongan agar anak-anak disabilitas percaya diri dan merasa dihargai.

SAMARINDA - Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 dirayakan meriah di SLBN Pembina Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu (3/12/2025). Perayaan yang mengusung tema “Saya Hebat, Kamu Hebat, Kita Semua Istimewa” ini diikuti sekitar 800 peserta dan menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya HDI digelar secara besar di Samarinda dengan melibatkan tujuh SLB dan SKH.

Ketua Panitia, Lilis Purwati mengatakan tema tersebut menekankan pentingnya kepercayaan diri dan kesetaraan bagi anak-anak disabilitas.

“Ungkapan ‘Saya Hebat’ dan ‘Kamu Hebat’ adalah dorongan agar anak-anak disabilitas percaya diri dan merasa dihargai. Kami ingin masyarakat memahami bahwa setiap individu istimewa dan menjadi satu kesatuan,” ujarnya.

Perayaan tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, menilai kegiatan ini sebagai momentum penting untuk memperlihatkan penghargaan kepada guru, kepala sekolah, dan orang tua dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak disabilitas.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin (pegang mic) saat menghadiri Hari Disabilitas Internasional.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin (pegang mic) saat menghadiri Hari Disabilitas Internasional.

“Anak-anak istimewa berhak mendapatkan ruang yang sama seperti anak lainnya. Banyak alumni yang sudah mandiri dan berkontribusi di masyarakat, dan itu membuktikan mereka mampu,” katanya.

Komitmen penguatan fasilitas pendidikan inklusif juga disampaikan Plt. Kepala Bidang PPK, Sapi'i. Ia menuturkan bahwa pemerintah secara bertahap meningkatkan sarana dan prasarana bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kami menambah ruang kelas, membangun ruang khusus sesuai jenis disabilitas, serta menyediakan dukungan IT dari pemerintah pusat. Dukungan ini tidak hanya untuk SLB dan SKH, tetapi juga untuk SMA/SMK sebagai sekolah penyelenggara pendidikan inklusif,” jelasnya.

Perayaan HDI 2025 di SLBN Pembina Kaltim menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen daerah terhadap pendidikan inklusif.
Perayaan HDI 2025 di SLBN Pembina Kaltim menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen daerah terhadap pendidikan inklusif.

Kepala SLBN Pembina Kaltim sekaligus Ketua MKKS SLB Samarinda, Lilik Farida, menegaskan bahwa setiap anak disabilitas memiliki potensi besar yang harus terus diperjuangkan.

“Perayaan ini ingin menunjukkan bahwa anak-anak kita memiliki potensi yang wajib dikembangkan. Tidak boleh ada diskriminasi atau perbedaan perlakuan,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara orang tua, guru, dan pemerintah dalam keberhasilan pendidikan inklusif.

Perayaan HDI 2025 di SLBN Pembina Kaltim menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen daerah terhadap pendidikan inklusif. Dukungan sekolah, pemerintah, dan masyarakat diharapkan mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang setara serta memberikan ruang bagi setiap anak untuk berkembang sesuai potensi terbaiknya. (*)

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#SLBN #anak berkebutuhan khusus #dinas pendidikan dan kebudayaan #hari disabilitas internasional #slb