Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Satpol PP Kerahkan 520 Personel Amankan Nataru, Berikut yang Menjadi Fokus Pengamanan

M Hafiz Alfaruqi • Senin, 8 Desember 2025 | 15:36 WIB
Kepala Satpol PP Samarinda-Anis Siswantini
Kepala Satpol PP Samarinda-Anis Siswantini

KALTIMPOST.ID SAMARINDA-Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Samarinda mulai mengonsolidasikan seluruh unsur pengamanan. Satpol PP Samarinda memastikan kesiapan personel dan pola kerja lapangan telah diselaraskan bersama Polresta Samarinda serta unsur TNI melalui Rapat Koordinasi Forkopimda, Senin (8/12).

Kepala Satpol PP Samarinda Anis Siswantini menegaskan, pihaknya siap berkolaborasi penuh sesuai arahan wali kota. Total 520 personel akan disiagakan, terdiri 250 personel untuk malam Natal, dan 270 personel pada malam tahun baru 2026.

“Prinsipnya kami siap mendukung pengamanan. Pemetaan titik rawan sudah kami lakukan dan akan kami tempatkan personel di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi gangguan ketertiban,” ujarnya.

Kawasan pusat perbelanjaan, pusat keramaian, hingga gereja-gereja besar menjadi fokus pengawasan. Pos-pos pengamanan gabungan yang ditetapkan Polresta akan diisi personel Satpol PP secara bergantian untuk memastikan respons cepat jika terjadi gangguan trantibum. “Kolaborasi itu kunci, jadi kami selalu bergerak bersama Polri dan TNI,” tambahnya.

Meningkatnya mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas anak-anak muda yang kerap menginap di hotel saat pergantian tahun, menjadi bagian dari pengawasan rutin Satpol PP. Menurut Anis, upaya cipta kondisi dan penertiban tidak hanya dilakukan pada malam tahun baru, tetapi terus disiapkan menjelang Nataru.

“Itu bukan hanya untuk malam tahun baru. Kegiatan cipkon tetap berjalan supaya potensi gangguan bisa kami cegah lebih awal,” kata Anis.

Satpol PP juga mengeluarkan imbauan kepada generasi muda agar merayakan malam pergantian tahun dengan kegiatan positif. Pemkot telah menetapkan Teras Samarinda sebagai pusat penyalaan kembang api resmi pada tahun ini. Kebijakan itu berbeda dari tahun sebelumnya ketika kembang api menyebar di hotel, tempat hiburan malam, hingga kawasan Lambung Mangkurat. “Dengan dipusatkan di Teras Samarinda, pengamanan bisa lebih fokus dan tidak tersebar,” ucapnya.

Menjelang perayaan Nataru, Satpol PP turut melakukan pengawasan terhadap aktivitas penjualan petasan. Razia dilakukan terutama di kawasan Pasar Pagi yang menjadi titik berkumpulnya pedagang musiman. Meski beberapa jenis petasan diperbolehkan dijual, Anis menegaskan pengawasan tetap ketat untuk menghindari potensi bahaya.

“Ada yang memang boleh dijual tapi tetap kami monitor. Pengajuannya tidak lama, tapi kerawanannya harus kami antisipasi,” tuturnya.

Dengan penguatan koordinasi lintas sektor dan pemusatan perayaan di satu titik, Satpol PP berharap momen Nataru tahun ini berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga Samarinda. (*)

Editor : Dwi Restu A
#satpol pp #samarinda #nataru