Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Parkir di Kedai Sabindo Sampai ke Terotoar, Dishub Inspeksi Mendadak

Eko Pralistio • Jumat, 12 Desember 2025 | 16:09 WIB

 

Warung makan yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Samarinda Ulu, disambangi Dinas Perhubungan Samarinda, Kamis (11/12) malam.       
Warung makan yang terletak di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Samarinda Ulu, disambangi Dinas Perhubungan Samarinda, Kamis (11/12) malam.    

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Warung makan di Jalan Letjen Suprapto, Kecamatan Samarinda Ulu, disambangi Dinas Perhubungan Samarinda, Kamis (11/12) malam.

Kedatanganya bukan tanpa alasan. Sejumlah masyarakat diklaim Dishub mengeluhkan warung makan yang terkenal itu memanfaatkan terotoar aebagai tempat parkir. Akibatnya, kemacetan kerap terjadi.

Hal itu diungkapkan Kasi Pengendalian dan Ketertiban Dishub Samarinda, Duri, yang meninjau lokasi bersama petugas lainnya. Di lokasi, Duri menyebut, penertiban secara tiba-tiba itu didasari laporan masyarakat dan diduga kuat fakta di lapangan tidak sesuai aturan.

"Kita baru mau menata, mau enggak mau kita harus tertibkan," ucapnya. Dalam sidak itu, Duri bertemu dengan manajemen Kedai Sabindo untuk menyampaikan kondisi perpakiran di wilayahnya.

"Tidak dibenarkan parkir di atas terotoar, karena digunakan pejalan kaki. Jadi mulai hari ini, jika masih ada yang memarkir, akan kami tindak," imbaunya berucap dengan manajemen.

Usut punya usut, juru parkir resmi yang mengatur perpakiran di wilayah itu. Cakupannya meliputi retail Indomaret hingga Kedai Sabindo.

Duri membenarkan, bahwa jukir tersebut merupakan binaan Dishub. Namun kini rompinya sudah dicabut untuk dilakukan pembinaan ulang. "Karena kan menyalahi aturan, mulai saat ini (malam tadi) rompinya dicabut. Jadi dari Indomaret sampai Sabindo tidak ada lagi binaan Dishub, untuk parkir," jelasnya.

Pada bagian lain, perwakilan Kedai Sabindo, Aan, menanggapi sidak petugas. Pihaknya mengaku bahwa selama ini hanya mengikuti arahan dinas terkait mengenai aturan parkir.

Untuk jukir yang mengatur kendaraan di warungnya, Aan membenarkan bahwa memang benar ada. Namun dirinya menekankan kalau jukir tersebut bukan bagian dari Kedai Sabindo.

Pada bagian lain, Aan menggarisbawahi sistem parkir di area warungnya sudah lama berlangsung. Namun untuk koordinasinya belum diketahui ke siapa dan instansi mana.

"Mungkin, ya, ini mungkin mereka kordinasi sama RT atau Dishub, saya juga tidak tahu dan enggak pernah urus parkir. Tapi saya hanya tahu kalau mereka punya izin. Kami juga mengikuti aturan yang berlaku, mengenai larangan parkir di atas terotoar," pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#warung #parkir #dishub samarinda