Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

UKM Samarinda Tembus Sarinah, Diskumi Tekankan Konsistensi dan Kurasi Ketat

Denny Saputra • Minggu, 14 Desember 2025 | 17:33 WIB
KESEMPATAN: Dyhart Putri Mentari (kanan) menujukkan salah satu produk dari Samarinda yang dipajang di etalase Mall Sarinah di Jakarta.
KESEMPATAN: Dyhart Putri Mentari (kanan) menujukkan salah satu produk dari Samarinda yang dipajang di etalase Mall Sarinah di Jakarta.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Sejumlah produk unggulan UKM Kota Samarinda resmi menempati etalase khusus di Mall Sarinah, Jakarta Pusat. Capaian ini disebut sebagai hasil pendampingan berkelanjutan dan proses kurasi ketat yang dijalankan Pemerintah Kota Samarinda sejak beberapa tahun terakhir.

Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Diskumi Samarinda Muhammad Rizal menegaskan masuknya produk Samarinda ke Sarinah bukan proses instan. UKM harus melewati seleksi berlapis, mulai dari kurasi daerah hingga penilaian standar nasional oleh PT Sarinah. “Produk yang masuk Sarinah bukan sekadar enak. Kami pastikan kualitas, kemasan, legalitas, dan kesiapan suplai. Itu yang terus kami tekankan ke pelaku UKM,” ujarnya dikonfirmasi, Minggu (14/12).

Ia menjelaskan, melalui program ProRinda (Pemasaran Produk Orang Samarinda), Diskumi berperan sebagai agregator yang membawa produk-produk unggulan untuk dipresentasikan langsung ke manajemen Sarinah. Termasuk konsep display dan strategi pemasaran, dan kerja sama ini sudah dibangun sejak 2023 dan terus dievaluasi. “Tidak semua produk langsung lolos. Ada yang kami perbaiki kemasannya, ada yang kami dorong naik kelas dulu,” jelasnya.

Rizal menyebut mayoritas produk Samarinda yang kini mengisi etalase Sarinah berasal dari sektor makanan, khususnya sambal, snack, dan olahan khas daerah. Amplang masih menjadi andalan, disusul madu murni dan teh bunga telang. “Kekuatan Samarinda ada di bahan baku sungai dan laut. Itu yang jadi pembeda dengan daerah lain,” singkatnya.

Sementara itu, Consignment Vendor Division Head PT Sarinah, Dyhart Putri Mentari, menilai produk Samarinda memiliki diferensiasi kuat. Menurutnya, Sarinah mengedepankan storytelling dan pengalaman belanja berbasis budaya lokal. “Kami mengangkat experience. Event nasional selalu kami kaitkan dengan produk UMKM,” singkatnya.

Ia menekankan konsistensi stok menjadi syarat mutlak. Produk Samarinda dinilai mampu memenuhi kebutuhan tersebut, bahkan mencatat penjualan stabil hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Kembali ke Rizal, bahwa Diskumi tengah mengkurasi kopi khas Samarinda agar bisa masuk etalase Sarinah. Selain itu, lantai 5 Sarinah yang dikenal sebagai pusat souvenir juga menjadi target strategis untuk memperluas jangkauan pasar. “Kami ingin UKM Samarinda tidak hanya masuk, tapi bertahan dan berkembang,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Ismet Rifani
#UKM Samarinda #diskumi samarinda #Mal Sarinah #muhammad rizal