Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Larangan Parkir di Jalan KH Khalid Disorot Pedagang, Minta Ada Pembahasan Terlebih Dahulu

Eko Pralistio • Senin, 29 Desember 2025 | 15:55 WIB
MINTA DIBICARAKAN: Sosialisasi larangan parkir di Jalan KH Khalid, Kecamatan Samarinda Kota, mendapat sorotan para pedagang di sekitar kawasan tersebut. (RAMA SIHOTANG/KP)
MINTA DIBICARAKAN: Sosialisasi larangan parkir di Jalan KH Khalid, Kecamatan Samarinda Kota, mendapat sorotan para pedagang di sekitar kawasan tersebut. (RAMA SIHOTANG/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Sosialisasi larangan parkir di Jalan KH Khalid, Kecamatan Samarinda Kota, yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda menuai reaksi dari para pedagang setempat. Mereka berharap kebijakan tersebut dibahas terlebih dahulu sebelum diterapkan.

Salah satu pedagang, Reza, pemilik Toko Annisa yang menjual mainan anak-anak menilai, Dishub seharusnya melibatkan para pelaku usaha dan juru parkir sebelum menetapkan larangan parkir.

“Harusnya kalau secara logika, pimpinan yang baik itu memanggil dulu tukang parkirnya, memanggil pemilik toko, kemudian dibicarakan bersama untuk cari solusi,” kata Reza, Senin (29/12).

Reza mengaku kebingungan dengan nasib parkir karyawannya jika larangan tersebut benar-benar diberlakukan. Pasalnya, selama ini area tersebut juga digunakan karyawan Mal Mesra Indah hingga pengunjung Pasar Pagi. “Sekarang karyawan kami parkir di mana. Dulu, sebelum dibongkar, karyawan Mesra Indah parkir pekerjanya di sini, ditambah pengunjung Pasar Pagi,” ujarnya.

Menurut pengamatannya, kemacetan di kawasan tersebut bukan disebabkan kendaraan roda dua, melainkan antrean mobil yang hendak masuk ke Mal Mesra Indah. “Kalau motor sebenarnya tidak masalah. Yang nyata itu mobil. Antreannya mulai Jalan Panglima Batur, kadang motong jalur dan dibiarkan,” ungkapnya.

Reza berharap, Dishub membuka ruang dialog sebelum kebijakan larangan parkir diberlakukan secara penuh. “Kami berharap ada pembicaraan dulu, sama-sama cari jalan keluar, supaya tidak terkesan semena-mena,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#Jalan KH Khalid #samarinda #larangan parkir #dishub samarinda