Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

"Semua Pengajuan Kami Tolak", Tak Ada Kembang Api di Malam Tahun Baru di Samarinda

Eko Pralistio • Selasa, 30 Desember 2025 | 18:07 WIB
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar

 

  

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Warga Samarinda yang biasa merayakan malam pergantian tahun dengan pesta kembang api tampaknya harus mengubah rencana.

Tahun ini, Polresta Samarinda memastikan tidak ada pesta kembang api di sejumlah titik keramaian.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Hendri Umar menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk keprihatinan atas bencana yang masih melanda sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.

“Sudah saya sampaikan kepada seluruh anggota dan masyarakat, tahun ini tidak menyelenggarakan peringatan pergantian tahun dengan aksi-aksi yang terlalu pesta atau berlebihan,” kata Hendri, Selasa (30/12).

Perwira berpangkat melati tiga itu menyebut, sejumlah lokasi yang biasanya menjadi pusat keramaian malam tahun baru tetap menjadi fokus pengamanan, seperti Teras Samarinda, Jembatan Acmad Amins hingga kawasan Jalan Lambung Mangkurat.

Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, lanjut dia, Polresta Samarinda menolak seluruh permohonan pesta kembang api. Kebijakan itu sejalan dengan arahan langsung Kapolri. “Kapolri sudah menyampaikan, tahun ini tidak ada pesta perayaan kembang api. Semua rekomendasi pengajuan sudah kami tolak,” tegas Hendri.

Penolakan itu berlaku untuk seluruh pihak, termasuk hotel dan pusat hiburan yang selama ini rutin menggelar pesta kembang api, seperti Hotel Aston, Mercure, dan FUGO. “Sudah kami sampaikan ke pihak-pihak tersebut dan alhamdulillah semuanya sangat paham dan menyadari,” ujarnya.

Sebagai gantinya, Hendri menyebut perayaan malam pergantian tahun akan diisi dengan doa bersama. Kegiatan tersebut akan digelar di sejumlah titik, seperti Teras Samarinda, Islamic Center, hingga di wilayah masing-masing polsek. “Nanti camat, danramil, dan kapolsek akan melaksanakan doa bersama, serta juga melibatkan ormas,” jelas Hendri.

Namun, Hendri menegaskan masyarakat tetap diperbolehkan merayakan tahun baru, namun diminta tidak berlebihan. “Kalau ada sedikit perayaan silakan, tapi tidak dengan euforia yang berlebihan,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#kembang api #pesta tahun baru #samarinda #Tolak