Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Groundbreaking Sekolah Rakyat di Samarinda Tandai Penguatan Akses Pendidikan Daerah

Denny Saputra • Senin, 12 Januari 2026 | 17:13 WIB
DIMULAI: Kegiatan groundbreaking SR di Samarinda digelar daring, berpusat di Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
DIMULAI: Kegiatan groundbreaking SR di Samarinda digelar daring, berpusat di Banjarbaru Kalimantan Selatan, Senin (12/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA- Pelaksanaan groundbreaking Sekolah Rakyat (SR) di Kota Samarinda menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkelanjutan. Pembangunan ini mencerminkan komitmen negara dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang layak sebagai fondasi peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di daerah.

Groundbreaking Sekolah Rakyat di Samarinda dilaksanakan secara serentak pada Senin (12/1) bersama daerah lain di Indonesia. Kegiatan ini terhubung dengan agenda nasional peresmian operasional Sekolah Rakyat yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerjanya ke Banjarbaru, Kalimantan Selatan, dan diikuti secara daring dari Sekretariat Presiden di Jakarta.

Pada momentum tersebut, Presiden meresmikan operasional 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi. Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru dipilih sebagai lokasi simbolis pelaksanaan agenda nasional yang mewakili seluruh Sekolah Rakyat di Indonesia, termasuk pembangunan yang berlangsung di Samarinda.

Sekolah Rakyat di Samarinda dibangun di atas lahan seluas sekitar 70.218 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 28.519 meter persegi. Kawasan pendidikan ini terdiri dari 39 bangunan, mencakup 14 gedung dua lantai, 13 gedung satu lantai, serta 12 bangunan fasilitas umum yang mendukung aktivitas pendidikan dan pembinaan karakter.

Fasilitas yang dikembangkan meliputi gedung Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), dilengkapi asrama siswa dan guru. Selain itu, tersedia bangunan penunjang seperti masjid, gedung serbaguna, dan kantin sekolah yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang terintegrasi.
Dalam perencanaannya, pembangunan Sekolah Rakyat di Samarinda tidak hanya

Menitikberatkan pada aspek fisik bangunan. Setiap struktur dirancang dengan standar teknis yang memperhatikan ketahanan konstruksi, keselamatan pengguna, efisiensi energi, serta kenyamanan ruang belajar.

Melalui groundbreaking ini, Samarinda diharapkan menjadi salah satu daerah yang berperan aktif dalam mendukung pemerataan pendidikan nasional, sekaligus menyiapkan generasi muda yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan pembangunan ke depan. (*)

Editor : Ismet Rifani
#presiden prabowo subianto #ground breaking #Sekolah Rakyat Samarinda