Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Fokus Benahi Infrastruktur Sekolah, Disdikbud Samarinda Sebut Pembangunan Bertahap Dimulai Tahun Ini

Denny Saputra • Minggu, 18 Januari 2026 | 19:15 WIB

 

Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin.
Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin.

SAMARINDA - Pemkot Samarinda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) terus memfokuskan perhatian pada perbaikan infrastruktur pendidikan. Sejumlah sekolah yang mengalami kerusakan maupun terdampak bencana masuk dalam daftar prioritas dan direncanakan mulai dibangun secara bertahap mulai tahun ini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan pendidikan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin menjelaskan bahwa usulan pembangunan dan perbaikan sekolah saat ini masih menunggu proses asistensi anggaran. Asistensi tersebut dilakukan bersama Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) untuk memastikan detail pembiayaan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

“Usulan pembangunan sekolah masih menunggu asistensi antara tim Disdikbud bersama Bapperida terkait detail anggarannya,” ujarnya Minggu (18/1).

Ia menyebut, daftar sekolah yang diusulkan pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan beberapa sekolah yang sudah disurvei tahun sebelumnya. Beberapa sekolah yang menjadi prioritas antara lain SMP Negeri 27 Samarinda yang terdampak longsor, SMP Negeri 24, serta SD Negeri 013 Samarinda Ulu yang kerap terdampak banjir.

Selain itu, SD Negeri 021 yang berada di sekitar kawasan RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) juga masuk dalam usulan perbaikan. Kondisi bangunan dan lingkungan sekolah dinilai membutuhkan penanganan agar aktivitas belajar mengajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

“Itu saja yang sementara saya ingat, tapi sebenarnya masih banyak sekolah lain yang juga membutuhkan penanganan,” singkatnya.

Asli menegaskan, perhatian Wali Kota Samarinda Andi Harun terhadap sektor pendidikan dinilai cukup besar. Namun, realisasi pembangunan tetap harus disesuaikan dengan kapasitas anggaran yang tersedia, terutama di tengah penyesuaian fiskal yang dilakukan pemerintah daerah.

“Konsen Pak Wali terhadap pendidikan sangat baik. Tentu semuanya menyesuaikan anggaran yang ada, dan banyak sekolah yang akan kita bangun di 2026,” pungkas Asli.

Editor : Muhammad Ridhuan
#infrastruktur pendidikan #Disdikbud Samarinda #kegiatan belajar mengajar #andi harun