Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jika Pemerintahan "Keluar Jalur", DPRD Samarinda Bakal Tegas Ambil Langkah Begini

M Hafiz Alfaruqi • Selasa, 20 Januari 2026 | 20:50 WIB

 

Ketua Komisi I DPRD Samarinda-Samri Shaputra
Ketua Komisi I DPRD Samarinda-Samri Shaputra
 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA-Memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) ke-358 Samarinda, yang diperingati pada 21 Januari 2026, Ketua Komisi I DPRD Samarinda Samri Shaputra mengapresiasi kinerja wali kota Andi Harun.

Penilaian itu disampaikan terkait capaian pembangunan selama dua periode kepemimpinan Andi Harun, khususnya pada sektor infrastruktur dan penataan kota, yang dinilai membawa perubahan nyata dan dirasakan langsung masyarakat.

Menurutnya, sejak periode pertama hingga awal masa kepemimpinan periode kedua, Andi Harun dinilai masih menunjukkan tanda-tanda positif dalam memimpin Kota Tepian. Perubahan besar, terutama di sektor infrastruktur dan penataan kota, dinilai semakin terasa dan mendapat respons baik masyarakat.

“Secara umum kami mengapresiasi. Dari periode awal hingga sekarang, perubahan begitu terasa, khususnya infrastruktur dan tatanan kota. Animo masyarakat juga cukup tinggi dan puas,” ujar Samri.

DPRD akan tetap menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian masukan kepada pemerintah kota. Jika dalam perjalanan kebijakan ditemukan hal yang keluar dari alurnya, DPRD akan menjalankan perannya secara tegas.

“Harapan kami, eksekutif dan legislatif tetap seiring sejalan, saling menguatkan, saling mengingatkan, dan saling mendukung. Tujuannya sama, menyejahterakan masyarakat dan pastinya membangun Samarinda ke arah yang kebih baik,” tegasnya.

Capaian paling dirasakan masyarakat adalah pembangunan infrastruktur yang terlihat langsung. Mulai revitalisasi Pasar Pagi, Teras Samarinda, Citra Niaga, hingga penataan Sungai Karang Mumus dan pembenahan GOR Segiri.

Selain itu, Program Probebaya dinilai menjadi terobosan penting karena mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini sulit terakomodasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kegiatan berskala kecil seperti perbaikan gorong-gorong atau tambal sulam jalan kini dapat direalisasikan dengan lebih cepat.

“Probebaya itu menjawab keluhan warga. Usulan-usulan kecil yang dulu sulit masuk APBD, sekarang bisa ter-cover,” jelasnya.

Samri berharap, menginjak usia 358 tahun, Samarinda dapat terus melangkah maju, meski dihadapkan pada kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit.

“Di HUT Samarinda ke-358 ini, semoga Samarinda makin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. Walaupun kondisi keuangan sedang defisit, kita tetap berupaya merayakan ulang tahun kota dengan cara yang sederhana,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#dprd samarinda #tegas #pemerintah