Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Samarinda, 29 Ruas Jalan Tergenang dan Ada Pohon Tumbang

M Hafiz Alfaruqi • Rabu, 28 Januari 2026 | 15:09 WIB
CUACA EKSTREM: Banjir menggenangi 29 ruas jalan di Samarinda usai hujan lebat, Rabu (28/1). (RAMA SIHOTANG/KP)
CUACA EKSTREM: Banjir menggenangi 29 ruas jalan di Samarinda usai hujan lebat, Rabu (28/1). (RAMA SIHOTANG/KP)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA–Hujan lebat yang turun tanpa jeda sejak dini hari membuat Samarinda kembali berjibaku dengan dampak cuaca ekstrem.

Air menggenangi puluhan ruas jalan, tanah longsor terjadi di kawasan permukiman, dan pohon tumbang, Rabu (28/1).

Berdasarkan laporan pantauan Info Taruna Samarinda (ITS), hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mulai mengguyur hampir seluruh wilayah kota sejak sekitar pukul 01.15 WITA. Kondisi cuaca dengan kilat, petir, serta angin kencang masih berpotensi berlangsung hingga pagi hari.

Ketua ITS Joko Iswanto menyebutka, hingga pukul 03.00 Wita, tim reaksi cepat ITS mencatat berbagai kejadian akibat tingginya curah hujan.

“Sejumlah titik mengalami genangan hingga banjir. Kondisi itu masih terus kami pantau karena datanya bisa berkembang,” ujarnya.

Sebanyak 29 ruas jalan dilaporkan tergenang air dengan ketinggian rata-rata 20 sampai 30 cm. Genangan terjadi di berbagai kawasan, mulai jalur utama seperti Jalan Pahlawan, Jalan M Yamin, Flyover Juanda, Jalan Brigjend Katamso, Jalan Pramuka, Jalan Merdeka (Pasar Merdeka), Jalan Rapak Indah, hingga kawasan Mugirejo, DI Panjaitan dan Lempake.

Selain hujan deras yang juga memicu kejadian di luar genangan banjir. Pohon tumbang dilaporkan di Jalan Ahmad Yani I, tepat di depan Litsen Bakery.

Sementara itu, tanah longsor juga terjadi di Perumahan Artas Blok BZ, Jalan Damanhuri, Kecamatan Sungai Pinang, yang sempat membuat warga setempat waspada.

Gangguan kelistrikan juga terjadi akibat dampak cuaca ekstrem ini. ITS menerima adanya laporan korsleting listrik di Indomaret Perumahan Talang Sari sekitar pukul 02.25 WITA. Serta pemadaman listrik di kawasan Jalan Rapak Indah sekitar pukul 02.52 Wita.

ITS mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Warga diminta menghindari kawasan rawan banjir dan longsor serta berhati-hati melintasi jalanan yang tergenang air dan segera melaporkan jika terjadi keadaan darurat kepada pihak terkait.

“Data itu masih bersifat dinamis dan berpotensi bertambah. Kami membuka ruang pengaduan bagi masyarakat untuk menyampaikan laporan atau informasi kejadian di lapangan,” pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#cuaca ekstrem #banjir #samarinda