Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Usai Pencurian Kabel Jembatan Achmad Amins, Pemkot Samarinda Siapkan Penambahan CCTV

Denny Saputra • Rabu, 4 Februari 2026 | 18:15 WIB

GAMPANG DICURI: Perangkat kabel lampu di Jembatan Achmad Amins dicuri maling media Januari lalu, sehingga dalam waktu dekat akan dipasang CCTV.
GAMPANG DICURI: Perangkat kabel lampu di Jembatan Achmad Amins dicuri maling media Januari lalu, sehingga dalam waktu dekat akan dipasang CCTV.
 

SAMARINDA - Pemkot Samarinda bersiap menambah perangkat pengawasan di sejumlah aset publik menyusul kasus pencurian kabel di Jembatan Achmad Amins, Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan.

Langkah ini ditempuh sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu opsi yang disiapkan yakni pemasangan kamera pengawas atau CCTV dengan penyesuaian posisi.

Sekretaris Diskominfo Samarinda Suparmin, mengatakan rencana pemasangan CCTV merupakan tindak lanjut hasil rapat Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP). Ia mengakui keterbatasan fiskal daerah menjadi tantangan dalam pengadaan perangkat baru.

“Kita tahu kondisi fiskal daerah sedang defisit karena pengurangan dana transfer. Untuk pengadaan CCTV baru, teman-teman di Dinas Perhubungan memang cukup kesulitan,” ujarnya, dikonfirmasi, Rabu (4/2).

Untuk menyiasati hal tersebut, Pemkot memilih pola kolaborasi antarperangkat daerah. Diskominfo akan memanfaatkan perangkat cadangan yang telah tersedia agar pengawasan tetap bisa berjalan.

“Kita kolaborasi. Dari Kominfo yang akan memasangkan dengan menggunakan spare alat yang ada, jadi tidak perlu pengadaan baru,” singkatnya.

Ia menyebutkan, pada tahun ini rencana pemasangan difokuskan pada dua unit CCTV di sekitar Jembatan Achmad Amins. Posisi kamera akan dipasang lebih rendah agar area rawan lebih mudah terpantau. “Tahun ini rencananya dua unit dulu, posisinya agak ke bawah supaya lebih fokus memantau keluar-masuk dan titik rawan,” katanya.

Menurut Suparmin, pemasangan CCTV menjadi sangat penting mengingat kerugian akibat pencurian kabel jauh lebih besar dibandingkan nilai jual hasil curian. Ia menyebut biaya pengadaan kabel bisa mencapai miliaran rupiah.

“Mereka mungkin menjual kabel hanya satu atau dua juta rupiah, tapi pengadaan kabelnya bisa sampai tiga miliar,” tegasnya.

Selain Jembatan Achmad Amins, Diskominfo juga akan melakukan penyesuaian sudut pandang CCTV di lokasi lain agar tidak terlalu tinggi dan lebih efektif. Ke depan, pengawasan akan diperluas secara bertahap ke seluruh aset publik milik Pemkot Samarinda.

“Bukan hanya jembatan ini saja, tapi seluruh aset kota akan kita pasang CCTV secara bertahap untuk mencegah perusakan dan pencurian,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#jembatan achmad amins #kominfo #pemkot samarinda #cctv #pencurian kabel